SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Warga Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu, menolak rencana pembangunan Pasar desa, meski sudah ada anggaran APBN sebesar Rp 8 miliar melalui Diskoperindag dan ESDM Sidoarjo Tahun ini.
Warga sebenarnya bersedia Pasar Wonoayu direvitalisasi, asalkan pengelolaannya ditangani oleh Desa. 
Protes keras dilakukan warga dengan memasang spanduk di depan Pasar Wonoayu, Sabtu (25/06/2016).
Kordinator warga Alex Suwarno mengatakan, pertemuan dan sosialisasi sudah dilakukan Dinas Pasar yang dihadiri Kepala Dinas Pasar, Ir Dian Wahyuningsih dan perwakilan dari Diskoperindag dan ESDM Sidoarjo, Camat Wonoayu, Prati Kusdijanti dan Kepala Desa Wonoayu, Supriyadi di Balai desa.
Namun dalam pertemuan tetap belum ada kesepakatan.
“Karena tuntutan kami belum dipenuhi, kami menolak pembangunan Pasar Wonoayu,”tegas Alex Suwarno saat gelar aksi protes di depan Pasar.
Pasar Wonoayu yang merupakan lahan milik Desa, untuk saat ini masih belum mendesak untuk dibangun, karena pembelinya masih sepi.
Bila dibangun didirikan stan bangunan yang bagus, dikawatirkan pedagang tidak mampu untuk membeli stan, Los dan emperan.
Meski dalam sosialisasinya tidak dipungut, namun prakteknya nanti jual beli kios, Los dan stan bisa mencekik pedagang.
“Kondisi Pasar Wonoayu jangan disamakan dengan Pasar Sukodono dan Warung Asri Waru. Disana daerah industri sudah ramai padat penduduk. Anggaran pembangunan Pasar Wonoayu katanya dialihkan ke Pasar Wadung Asri Waru. Tapi kemarin saya lihat ada petugas sedang melakukan ukur ke Pasar Wonoayu. Berarti pembangunan Pasar Wonoayu masih dilanjutkan,”keluh tokoh warga Wonoayu yang juga Ketua PAC PDIP Wonoayu ini. (Abidin)













