SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dampak dari curah hujan yang deras di wilayah Sidoarjo, ditambah volome semburan lumpur yang membesar, tanggul penahan lumpur dititik 67 didesa Gempolsari Keecamatan Tanggulangin Sidoarjo kembali jebol.
Jebolnya tanggul penahan lumpur di titik 67 sepanjang 10 meter ini, membuat air yang berada di pon 67 langsung mengalir mengenangi tiga Rt yakni Rt 11, Rt 12. Rt13 desa Gempolsari Tanggulangin Sidoarjo.
“Jebol tanggul penahan lumpur di titik 67 ini terjadi sekitar pukul 06.30, “Kata Henky Listriya Adi Humas BPLS dilokasi jebolnya tanggul Minggu (03/07/2016).
Jebolnya tanggul penahan lumpur ini karena yang pertama over toping, kemudian air mengerus permukaan tanggul penahan lumpur, saat ini air tersebut mengenangi pemukiman warga desa Gempolsari.
Masih kata Henky Listriya Adi menjelaskan sampai saat ini BPLS berupaya memperbaiki tanggul yang jebol dengan menggunakan jumbobag, serta di bantu dengan gede. di lokasi sudah ada dua alat berat yang difokuskan untuk perbaikan tanggul.
Yang dua lainnya untuk pengaliran lumpur dari pon 67 kemudiaan dinaikan ke pon 83, kemudian dipompa ke arah pon titik 42.
Dari titik 42, dipompa dengan kapal keruk dialirkan ke Kali Porong.
Sementara itu di tempat tergenangnya air di desa Gempolsari terlihat puluhan rumah yang tergenang karena dampak dari jebolnya tanggul dititik 67.
Salah satu warga desa Gempolsari meminta agar desanya ini segera diberi ganti rugi.
“Saya sangat kaget tidak ada hujan ternya ada air yang datang dengan volome sangat besar, dalam hitungan detik air tersebut langsung masuk kedalam rumah,”Kata Aris (30) warga desa Gempolsari RT 11. (kb2)













