SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Kabupaten Sidoarjo memiliki ribuan produk UMKM yang sudah dikenal lokal regional maupun nasional.
Namun begitu, di mancanegara khususnya Eropa, produk UKM Sidoarjo yang berkaitan dengan produk kulit (tas dan sepatu) ternyata tidak banyak yang berkibar.
Belanda salah satunya, hampir tidak ada produk kulit Sidoarjo yang dikenal disana.
Untuk mendobrak ini, Wakil Dubes KBRI Di Den Haaq Ibnu Wahyutomo melakukan kunjungan ke Sidoarjo bersama Mr Bert van Zelst ahli industri kulit dari Belanda.
Dalam kunjungan yang langsung diterima Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah SH.MHum didamping Kadinkoperindag Fenny Apridawati, rombongan menuturkan maksud dan tujuannya.
“Tujuan kedatangan kita ini, dalam upayael meningkatkan kapasitas UMKM kita agar bisa menembus pasar Eropa khususnya Belanda. Kita prihatin, karena banyak produksi Indonesia dari kuliy, yang susah masuk di Belanda,” ujar Ibnu.
Untuk itu lanjut Ibnu, dengan meningkatkan kualitas produk kulit Indonesia utamanya Sidoarjo, diharapkan kedepan, merk indonesia bisa dikenal di Eropa.
“Negara Belanda adalah sentral utama produk kulit. Karena jika produk kiy lulus di Beanda, maka bisa masuk ke Eropa,” tegas Ibnu.
Sementara itu Bupati Saiful Ilah menyambut baik kedatangan rombongan ini.
Bupati menilai ada peluang yang bagus untuk eksport hasil kulit Sidoarjo nanti selepas kunjungan ini.
“Kalau produk kita semakin bagus, maka kemungkinan bisa menembus pasar Eropa akan terbuka,” ujar bupati. (Abidin)













