SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Evaluasi APBD 2017 Kabupaten Sidoslarjo oleh Gubernur Jawa Timur, dengan mencoret anggaran mobil operasional desa dan anggaran pembangunan gedung satu atap, hendaknya disikapi cepat dengan mengalihkan anggarannya ke sektor lain.
H.Matali anggota komisi A DPRD Sidoarjo menyatakan, sektor pendidikan dan sektor kesehatan, adalah pilihan yang tepat untuk pengalihan anggaran itu.

“Pilihan gubernur sudah tepat untuk efisiensi, untuk mengevaluasi mobil operasional dan mobil operasional anggota dewan.
Anggaran mobil operasional itu hendaknya dialihkan ke pendidikan dan guru insentive GTT dan ke kesehatan,” ujar H.Matali.
Sama halnya yang dilontarkan H.Matali, Ketua Fraksi PAN yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Sidoarjo, mendorong agar anggaran yang dievaluasi itu bisa untuk sektor pendidikan dan kesehatan.
“Kita akan usulkan Pengalihan ke tambahan dana Bosda SMP swasta yang kurang Rp 16 miliar,” ujas Bangun.
Selain itu penuntasan frontage road dan pembangunan RSUD barat juga bisa menjadi pilihan pengalihan anggaran ratusan miliar itu.
“Kalau memang kita memiliki anggaran, kenapa mesti menunggu kerjasama dengan pihak ketiga,” tutup Bangun. (Abidin)














