SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Komisi A DPRD Sidoarjo berharap pelaksanaan tes rekrutmen perangkat desa, agar dilakukan dengan dasar kejujuran.
Meskipun seluruh test rekrutmen dilakukan dengan patokan yang ada, jika tidak ada kejujuran dari panitia, maka hanya akan menghasilkan perangkat desa yang kurang kredibel.

“Seluruh isi tes itu penting, namun yang penting adalah kejujuran panitia,” jelas H.Kusman wakil ketua komisi A DPRD Sidoarjo, Senin (9/1/2017).
Selain mengedepankan kejujuran, Kusman juga meminta agar perguruan tinggi bisa dilibatkan dalam pelaksanaan tes.
“Tahapan test perangkat desa mulai tes psikologi, test komputer,test tulis, kalau bisa elemen perguruan tinggi dilibatkan. Ini untuk mengasilkan tes yang berkualitas,” ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Sidoarjo, H Sullamul Hadi Nurmawan, S.Thi mendorong pelaksanaan test perangkat desa ini layaknya dilakukan melalui sistem online.
“Untuk menghindari praktik percaloan atau biar berjalan fair dan adil, alangkah bagusnya jika tes menggunakan online. Sudah saatnya, karena zaman sudah canggih,” pinta Sullamul Hadi Nurmawan.
Bila seleksi perangkat desa menggunakan tes online, lanjut politisi PKB ini, maka peserta, tidak perlu susah payah datang ke lokasi test.
“Peserta sudah tidak kemana-mana. Namun hasilnya transparan,” ungkapnya lagi.(Abidin)














