BUDURAN (kabarsidoarjo.com)- Selain rusaknya jalan sisi utara pasca Proyek sheet pile avour Wilayut tuntas, ternyata lubang pematusan jalan dibuat lebih tinggi sekitar 50 cm dari jalan raya.
Akibatnya, setelah turun hujan, tanah dipinggir badan jalan raya menjadi turun dan saat ini mirip kolam sebab digenangi air hujan.
Kepala Dinas PU dan Penataan ruang Ir Sigit Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan persoalan ini.
“Memang benar lubang airnya terlalu tinggi. Proyek itu dikerjakan saat masih ditangani dinas pengairan dulu,” jelas Sigit.
Saat ini, Dinas PU berusaha membuat lubang alernatif, agar genangan air tidak terus terjadi pasca hujan.
“Kita akan usahakan mengebor untuk membua lubang baru. Tapi kelihatannya memang agak susah,” terang Sigit lagi.
Sementara itu Kabid OP Pengairan, Agus Hidayat mengaku, bahwa proyek tersebut tidak salah perencanaan.
“Lubang pembuangan air ditinggikan dengan harapan kalau jalan raya ditinggikan,” elaknya.
Sedangkan pelaksana proyek Abdul Ghofur tidak bisa dikonfirmasi.
Pemasangan sheet pile tersebut dilakukan oleh PT Rudy Jaya dengan nilai proyek Rp 7 miliar lebih.(Abidin)













