BUDURAN ( kabarsidoarjo.com)- Lagan milik PT KAI di sepanjang raya Buduran seluas 8200 m2 mulai dikerjakan.
Alat berat mulai diturunkan untuk melakukan pembersihan, sisi selatan sepanjang 100 m2 di sisi selatan juga rencananya akan dibersihkan untuk DKP.
Untuk area utara seluas 2900 m2 difokuskan untuk Ruko bagi pedagang yang dulu menempati kios lama.
Sedangkan sisi tengah untuk PKL yang juga sebelumnya di sisi utara.
“Memang konsepnya kita buat untuk mengakomodir para PKL dan pedagang yang dulu menyewa lahan PT KAI,” jelas Warih Andono SH pelindung PKL buduran saat ditemui di lokasi, Jum’at (3/2/2017).
Rencannya pengurukan lahan PT KAI ini akan berjalan selama tujuh hari.
M.Nasik kontraktor yang menangani pembangunan dan pengurukan lahan menyebutkan, pihaknya akan fokus pada lahan sisi utara dan tengah.
Sedangkan yang sisi selatan, tanggung jawab DKP karena akan digunakan lahan hijau.
“Urukan kita lakukan di sisi utara dan tengah saja. Sedangkan sisi selatan kita tidak ikut,” ujar Nasik.
Dari data yang ada, nantinya lahan tersebut memang akan dibangun ruko melalui sistem kerjasama dengan pihak ketiga,yaitu PT Surya Bangun Persada Indah (SBPI).
Humas Daop 8 Surabaya PT KAI Persero, Gatut Sutiyatmoko menyebutkan, Daop 8 tetap memfasilitasi para PKL yang bangunannya dibongkar itu untuk bisa menempati ruko tersebut nantinya.
“Kami akan fasilitasi untuk bisa berjualan lagi di tempat ini. Namun, untuk perjanjian kerjasamanya dilakukan dengan pihak ketiga itu, tak lagi dengan kami,” paparnya. (Abidin)













