SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sebanyak 3355 Jemaah Calon Haji (JCH) diharapkan segera melakukan Pelunasan biaya haji dan mengikuti pemeriksaan awal.
Karena jika sampai batas waktu JCH tidak bisa melakukan pelunasan, maka kuotanya akan ditarik ke kuota nasional.

Hal ini disampaikan H.Achmad Rofi’i selaku kepala kantor Kementrian Agama Kabupaten Sidoarjo beberapa waktu lalu.
“Sebanyak 3355 CJH sudah membayar awal. Karenanya kita harapkan bisa segera melunasi biaya seluruhnya sebesar Rp 35.66.25 untuk megikuti pemeriksaan awal,” jelas Achmad Rofi’i.
Dari jumlah 3355 CJH itu, yang masuk dalam daftar cadangan sebanyak 175 orang.
Dan yang menjadi prioritas dari daftar cadangan ini, adalah JCH yang berusia lanjut.
“Kita prirotaskan yang berusia diatas 50 tahun untuk daftar cadangan,” ulas Achmad lagi.
Sementara itu bagi calon jamaah haji yang hendak berangkat tapi meninggal dunia, semua pembayarannya dikembalikan, namun dengan catatan sebelumnya yang bersangkutan sudah melunasi pembayarannya.
“Bagi calon jamaah haji yang belum meninggal dan belum mendapatkan surat perintah masuk asrama, maka itu akan dikembalikan penuh biaya yang sudah disetorkan sejumlah biaya yang disetorkan. Karena belum masuk asuransi dan belum berangkat. Kecuali sudah berangkat, sekalipun baru masuk asrama haji itu akan dijamin oleh asuransi haji,” kata Rofi’i.
Dari data yang ada, Jamaah haji Sidoarjo tahun 2016 yang diberangkatkan oleh Kementrian Agama Kabupaten Sidoarjo sekitar 1820 orang.
Pemberangkatan tersebut dibagi menjadi empat kloter. (Abidin)















