Sidoarjo (kabarsidoarjo.com) – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) memiliki unit bisnis baru yakni, PT. Umsida Sinergi Utama (USU). Bisnis ini, baru saja dilaunching ditengah agenda Halal Bihalal keluarga besar Umsida, Selasa (11/5/2022).
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali memberi apresiasi unit bisnis baru Umsida. Diharapkan bisa mendukung pemulihan ekonomi dikala pandemi Covid-19.
“Dengan launching bisnis Umsida ini merupakan salah satu solusi dimana skill up pasar bukan hanya di domestik tapi saja. Tapi, membuka celah lain untuk melakukan jual beli dan perdagangan yang harus kita usahakan bersama,” katanya.
Sementara itu, Rektor Umsida, Hidayatulloh dalam sambutannya menyampaikan, bahwa makna di balik tema Halal bi Halal yang diusung, merupakan bentuk semangat menjadikan Umsida sebagai Perguruan Tinggi yang unggul, berdaya saing yang kuat, dan bernilai intelektual.
Untuk menggapai hal itu, lanjut Hidayatulloh, pihaknya terus berupaya meningkatkan baik bidang akademis, catur dharma Muhammadiyah. Dengan cara, terus mendorong peningkatan bagi dosen, agar bisa mencapai kuota 50 persen, bergelar doktor dan 70 persen bergelar rektor.
Selain capaian rekognisi, selama 2 tahun akan menambah 3 prodi baru, yaitu S2 ilmu komunikasi, S1 Fisioterapi, dan pembukaan S1 Kedokteran.
“Untuk bidang non-akademis, pengembangan dilakukan melalui unit bisnis semacam ini, PT USU. Menyusul unit bisnis sebelumnya di antaranya, Surya Mart, Umsida Kuliner, agribisnis yang fokus tanaman hias dan kultur jaringan, serta unit bisnis lainnya,” ujarnya.
Diketahui, selain telah dilakukannya launching unit bisnis baru tanaman hias jenis Caladium ini, Umsida langsung melakukan eksport perdananya. Sebanyak tiga ribu box dikirim ke Amerika Serikat. Yang setiap box berisi 15 bibit tanaman hias berusia remaja ini, antara 4-5 bulan. Dan akan siap melakukan eksport kembali dua ribu box untuk bulan berikutnya.
Saat ini, ada 90 ribu tanaman remaja, Caladium. Terdiri dari, caladium umur 0-1 bulan 10 ribu proses aklimatisasi, 10 ribu dalam proses transplanting, dan selebihnya sudah kategori tanaman remaja, rentan usia 1-4 bulan. Pengembangan unit bisnis baru ini dilakukan di kampus 2, Umsida. (Eko Setyawan).