Sidoarjo (kabarsidoarjo.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo membongkar total 13 bangunan yang terdampak flyover di Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jumat (13/5/2022).
Ke-13 bangunan itu, berada di dua wilayah desa, Kecamatan Krian, Sidoarjo yakni, ada 10 bangunan berada di Desa Krian, sedangan tiga lainnya berada di Desa Jeruk Gamping.
Proses pembongkaran bangunan terdampak pembangunan flyover tersebut, diterjunkan lima alat berat, dan puluhan dump truk pengangkut bongkaran bangunan. Selain itu, untuk biaya ganti rugi ke-13 bangunan oleh Pemkab Sidoarjo, sudah dibayar sebanyak Rp. 9,9 miliar.
Ketua pelaksanaan persiapan pembangunan, Bachruni Aryawan mengatakan, jika pembayaran sudah tuntas. Pihaknya pun meminta pemilik lahan dan bangunan membongkarnya secara mandiri. Dan, surat permintaan ini sudah dilayangkannya.
“Semua sudah membongkar secara mandiri. Tapi, tidak dibongkar total. Karena alat warga terbatas,” katanya, Jumat (13/5/2022).
Bachruni menyampaikan, usai pembongkaran dan pembersihan, pihaknya akan membuat berita acara dan disampaikan ke Kementerian Perhubungan RI, selaku pihak yang membangun.
“Karena lahan sudah siap, akhir Mei proses lelang akan dilakukan Kemenhub. Kalau lancar, Juni sudah ada surat perintah kerja. Artinya mulai digarap Juni, sampai selesai nanti perkiraannya selama 17 bulan, mendatang,” ujarnya
Kasatpol PP Sidoarjo, Widiyantoro Basuki memaparkan, pihaknya menerjunkan 100 personil gabungan. Di antarnya, Satpol PP 50 orang, 50 orang anggota kepolisian, dan 30 anggota TNI. Penertiban dan pembongkaran ke-13 bangunan ini berjalan kondusif.
“Tidak ada halangan, karena sebelumnya warga juga sudah diberi ganti untung. Jadi kami tinggal menyisir dan memperlancar perobohannya saja,” pungkasnya. (Eko Seyawan)