Sidoarjo (kabarsidoarjo.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, memperjuangkan penambahan tiga sekolah di Sidoarjo. Rinciannya, ada dua sekolah tingkat atas (SMK dan MAN), dan satu sekolah tingkat menengah (SMP).
Tiga sekolah baru itu berlokasi di dua kecamatan di Sidoarjo yakni, SMK Negeri di Kecamatan Sedati, dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 dan SMP Negeri 2 di Kecamatan Tulangan.
Penambahan sekolah baru tersebut, merupakan wujud komitmennya pemerintah dalam membentuk Sumber Daya Manusia (SDM), melalui pemerataan pembangunan infrastruktur pendidikan di Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengatakan, terkait dua sekolah tigkat atas yakni, SMK dan MAN pemerintah tengah berkomunikasi dengan Pemprov Jatim, dan Kementerian Agama guna merealisasikan pembangunannya. Sementara, pada 2022 ini akan dibangun SMP Negeri 2 Tulangan.
“Saat ini, SMP Negeri 2 Tulangan dalam proses lelang pembangunannya. Targetnya tahun ini selesai dibangun dengan sembilan ruangan,” katanya, Jumat (13/5/2022).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo Tirto Adi mengatakan, rencananya SMPN 2 Tulangan itu akan dibangun di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo. Total sembilan ruangan itu, masa pembangunan tahap awal. Dari sembilan ruang, ada lima ruangan akan difungsikan sebagai kelas, sedangkan empat ruangan lainnya, sebagai pendukung.
“Lima ruangan kelas dalam pembanguna tahap pertama. Nantinya, akan ada 11 ruang kelas, di sana (SMP Negeri 2 Tulangan.red). Pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Dimulai 2022 sampai 2023 nanti,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata Tirto, meski proses pembangunannya pertengahan tahun nanti, tapi sudah dibuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk lima kelas. Siswa baru kelas VII di SMPN 2 Tulangan dengan total ada sekitar 160 siswa.
Tirto menambahkan, terlebih dulu siswa baru akan diarahkan belajar di SMPN 1 Tulangan. Selanjutnya para siswa dipindahkan ke gedung baru, SMP Negeri 2 Tulangan, usai dibangun.
“Sambil menunggu tuntas dibangun, guru dan siswanya masih di SMP Negeri 1 Tulangan. Semua akan dipindah ke gedung baru, ketika gedung tuntas dibangun,” pungkasnya. (Eko Setyawan)