SIDOARJO (KABARSIDOARJO.COM) Ir H Bambang Haryo Soekartono, Founder BHS Peduli melakukan normalisasi sungai Krembangan di Desa Krembangan, Kecamatan Taman. Langkah ini dilakukan usai Dewan Pakar DPP Partai Gerindra ini menerima keluh kesah warga mengenai sungai sekunder di desa tersebut yang penuh sampah.
Ir H Bambang Haryo Soekartono saat itu meninjau kondisi sungai yang diketahui banyak ditumbuhi eceng gondok dan penuh sampah. Atas kondisi ini, anggota DPR RI periode 2014-2019 ini langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas untuk menindak lanjuti keluhan warga tersebut.
Tak butuh waktu lama, akhirnya BBWS Brantas dengan gerak cepat dan cepat tanggap dalam penanganan pembersihan sungai dari eceng gondok dan sampah serta normalisasi sungai di Desa Krembangan dan Desa. Tanjung Sari , Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Atas hal itu, BHS yang juga Bapak Petani Sidoarjo mengapresiasi gerak cepat pihak BBWS.
“Setelah adanya permintaan warga yang difasilitasi oleh saya sendiri sebagai Founder Tim BHS Peduli yang langsung menginformasikan dan memohon ke Direktur BBWS untuk segera tangani,” kata Ir H Bambang Haryo Soekartono
Pihaknya bersama Tim BHS Peduli juga hadir langsung di lokasi pada saat dilakukannya pengerukan pembersihan sampah dan normalisasi sungai di wilayah Desa Krembangan tersebut yang di mulai pelaksanaannya sejak 2 hari yang lalu.
Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Jatim ini berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tidak lebih dari satu Minggu, sehingga sungai sekunder di wilayah tersebut yang juga dimanfaatkan sebagai sumber air minum PDAM Sidoarjo bisa betul betul berfungsi secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.
“Dan juga pertanian bisa mendapatkan manfaat air irigasi serta dimanfaatkan juga untuk budidaya ikan krambah jaring secara maksimal, demikian juga lingkungan dari desa tersebut bisa menjadi lebih sehat,” tegas anggota DPR RI periode 2014-2019 ini.
Gerak cepat pembersihan sungai ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Tokoh masyarakat Desa Krembangan Pratama Yudhiarto menyebutkan, sebelumnya memang banyak keluhan dari warga terkait sampah dan enceng gondok yang menumpuk di sungai. Kondisi ini dikhawatirkan menjadi penyebab banjir dan sarang penyakit.
“Luar biasa pak Bambang Haryo gerak cepat, tak butuh waktu lama hanya beberapa hari pasca kunjungan pertamanya kesini sungai langsung di bersihkan dan di normalisasi,” kata Pratama. (Arista)