CANDI (kabarsidoarjo.com)- Nekad benar aksi yang dilakukan oleh Robby (32) yang menangaku tinggal di Desa Babadan Kecamatan Taman Sidoarjo
Di situasi banyak orang, dia nekad mencuri sepeda motor honda Beat wana merah nopol W 6174 SJ milik Muniarsih warga dusun Bedug dowo Desa Durung Bedug yang terparkir di pelataran Taman kanak-kanak (TK) di Desa Durung beduk RT 27 RW 06, Sabtu (13/10/2012).

Aksi pencurian yang dilakukan Robby itu tidak berjalan sesuai rencana , karena ia kepergok pemilik sepeda motor (muniarsih. Red) yang setelah keluar dari kamar mandi TK.
Korban yang mengetahui sepeda motornya itu dituntun oleh pelaku langsung berusaha menghentikan dengan menghadang pelaku.
Karena korban seorang wanita , jadi tidak berdaya saat melawan . Korban berteriak ‘ maling ‘ dan warga sekitar yang berada di dekat lokasi langsung bergegeas membantu korban dan mengejar pelaku.
“Tadi itu warga mendengar teriakan dari korban yang ada di TK minta tolong dan berteriak ‘maling’ warga yang ada di sini langsung menangkap pelaku dan menghajarnya. ” Ujar Suwarno warga sekitar.
Pelaku akhirnya membuang sepeda motornya dan berlari , namun niat untuk melarikan diri korban juga tidak berhasil karena banyaknya warga yang berada di lokasi.
Pelaku pun ditangkap dan dihajar beramai-ramai oleh warga sekitar hingga babak belur dan mengeluarkan banyak darah.
Petugas kepolisian Sektor Candi yang tiba di lokasi awalnya sulit membendung amukan warga terhadap pelaku yang sudah tak berdaya dan sudah diamankan di dalam sebuah ruangan milik rumah warga.
Kapolsek Candi Kompol Andi Febrianto Ali yang juga tiba dilokasi meminta warga agar bertindak tenang dan menyerahkan pelaku kepada Petugas kepolisian.
“Warga tadi sempat menghalang-halangi petugas untuk kita bawa ke Polsek karena warga merasa geram oleh ulah pelaku , dan akhirnya saya berikan pengertian ke warga agar menyerahkan sepenuhnya pelaku ke petugas kepolisian untuk ditindak lanjuti dan warga pun bisa mengerti maksud saya dan pelaku pun bisa kita amankan ke dalam mobil lalu kita bawa ke Polsek untuk kita periksa ” jelasnya.
Setiba di Polsek Candi pelaku dengan kondisi berdarah – darah dan babak belur itu mengaku kalau dia menjalankan aksinya bersama satu temannya yang bisa melarikan diri.
“Dari pengakuan pelaku ini dia bersama temannya saat menjalankan aksi namun temannya itu menunggu di luar dan berhasil kabur. Kita akan lakukan penyidikan dan akan mencari temannya yang di katakan oleh pelaku ” katanya.
Korban yang masih shock atas kejadian yang menimpanya masih belum bisa dimintai keterangan oleh petugas kepolisian.
Sedangkan pelaku yang babak belur selanjutnya dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk di lakukan perawatan karena luka yang cukup parah.(Bagus)