SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Meskipun jajaran Polres Sidoarjo terfokus dalam pengamanan Pemilukada sejak 1 Juli hingga sekarang, namun tetap saja berhasil mengungkap kasus yang dilaporkan masyarakat.
Sedikitnya 49 kasus diungkap dan 18 tersangka diamankan dari berbagai macam tindak kejahatan.

Mulai dari curas, curat, ranmor, pemerkosaan, dan beberapa kasus kejahatan yang lainnya
“Kita berhasil mengungkap 49 kasus dari 35 kasus yang diterima dari laporan warga, ” ujar Kasat Reskrim AKP Ernesto Saiser, SH, S.IK, Kamis (22/07/2010).
Dari hasil kejahatan para pelaku, petugas juga berhasil mengamankan 9 motor hasil perampasan dan pencurian.
Ernesto Seiser mengatakan, modus yang dilakukan oleh para pelaku beraneka macam.
Untuk kejahatan pemerkosaan, para pelaku biasanya mencari korban gadis yang masih belia, dengan cara mengancamnya.
Cara itu paling mudah karena korban pastinya ketakutan dan tidak berani melapor, seperti yang kemarin berhasil diungkap, pelaku seorang pecatan anggota kepolisian.
“Untuk Kejahatan perampasan motor, pelaku biasa melakukan menggunakan cara, menyanggong ditempat yang sepi menunggu pengendara yang melintas ada juga yang lansung mengunit dari belakang dan korbanya didekati dan diancam dengan menggunakan senjata tajam atau senjata api, dan pelaku tidak segan-segan menghabisi nyawa korbanya, ” tambahnya.
Masih menurut Ernesto, para pelaku kejahatan ini ada residivis dan ada juga pelaku baru.
Ada yang hasil pengembangan kasus pelaku lama yang terlibat dan ada juga pelaku baru dan lama yang tertangkap oleh anggota saat melakukan kejahatan.
“Kami akan terus tingkatkan pengamanan dari kejahatan yang meresahkan masyarakat dan kami tetap melakukan pengamanan pemilukada hingga selesai yang tinggal hitungan hari, ” pungkas mantan Kasatreskrim Polsek Gresik itu. (Arip)













