SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Rencana renovasi pembangunan pasat Tulangan yang sudah bergulir, ternyata sama sekali tidak melibatkan pedagang pasar Tulangan yang ada.
Kenyataan ini dibuktikan, dengan adanya surat pengaduan dari Paguyuban Pedagang Pasar Tulangan, yang dilayangkan ke pimpinan Dewan dan pimpinan fraksi di DPRD Sidoarjo, Selasa (7/9/2010).
Dalam surat yang dibuat tanggal 23 Agustus 2010 ini, disebutkan keberatan para pedagang pasar Tulangan, diantaranya soal adanya investor pembangunan pasar ini.
“Banyak berita yang menyebutkan bahwa pasar Tulangan akan dibangun dengan biaya miliyaran rupiah dengan menggunakan investor. Maka hal ini sangat merisaukan dan meresahkan para pedagang,” terang M Cholis kordinator pasar Tulangan dalam suratnya.
Selain meresahkan rencana pembangunan pasar Tulangan, paguyuban pedagang Tulangan ini juga meminta kepada pihak legislatif, untuk dipertemukan dengan pihak eksekutif.
Tujuannya, agar arah pembangunan pasar Tulangan ini, berpihak pada kepentingan wong cilik
“Kami berharap kepada ketua DPRD Sidoarjo selaku wakil rakyat, agar memfasilitasi dengar pendapat dengan bupati , DPRD, Kepala Dinas Pasar dengan para pedagang,” terang kordinator pedagang.
Sementara itu menurut ketua Fraksi Demokrat Juana Sari ST, setelah menerima surat pengaduan ini, pihaknya segera akan membahas persoalan ini ditingkat fraksi, untuk selanjutnya dilaporkan ke pimpinan Dewan.
“Kita berusahan akan memfasilitasi persoalan pedagang ini,” terangnya. (Abidin).












