SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Misteri tentang tewasnya Sofia Dwila (20) warga Ketintang Baru Gg VI No 14A Surabaya, yang ditemukan di sebuah rawa tepat di belakang SMP 6 Kelurahan Bluruh Kidul Sidoarjo, (13/08) akhirnya terkuak.
Setelah memeriksa beberapa saksi dan keluarga korban, Polisi mendapat petunjuk dan akhirnya berhasil membekuk Edi Setiawan alias Bro (26) , warga Desa Bligo RT13 RW06 Kecamatan Candi Sidoarjo.

Diketahui Edi merupakan orang yang terakhir bertemu dengan wanita yang berprofesi sebagai purel ini.
Saat dikonfirmasi Kasatreskrim Polres Sidoarjo AKP Ernesto Saiser mengatakan, kejadian tragis ini bermula saat korban sedang bingung mencari tempat kostnya Heru suami sirihnya.
Ketika itu korban sedang berdiri di depan toko galangan Sari Bumi Raya yang beralamat di Perumahan Citra Fajar Golf Sidoarjo.
Dari situ pelaku yang kebetulan sedang melintas tiba tiba saja berhenti, sembari bertanya “mau kemana mbak?”. korban pun lantas menjawab, mau mencari kost kosan Heru.
Edi pun kemudian menawarkan diri untuk membantu korban mencari keberadaan suami sirinya itu. sesampainya di tempatnya tujuan yakni sebuah kost di depan desa Desa Rangkah Kidul Sidoarjo.
Salah seorang berinisial W yang ditemui korban, mengatakan bila Heru sudah tidak lagi ngekos di tempat ini.
Rupanya pencarian itu membuat korban putus asa.
Dengan sedikit basa basi Heru lantas mengajak korban jalan jalan menuju alun alun Sidoarjo.
Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan berputar putar di sekitar GOR Sidoarjo hingga larut malam.
Tak begitu lama keduanya lalu kembali ke daerah Bluruh Kidul dan berhenti di depan SMP 6 Sidoarjo.
Saat berhenti itulah korban sempat ditanya oleh pelaku, Mbak mau diantar kemana lagi?, oleh korban lalu dijawab terserah.
Mendengar jawaban yang terkesan pasrah itulah, timbul niat jahat pelaku untuk mengajak korban melakukan hubungan intim. dengan mengajaknya ke tepi rawa belakang SMP 6.
Nampaknya keinginan pelaku tidak ditanggapi serius oleh korban, dimana korban terkesan cuek dan sibuk ngobrol dengan temannya di telepon.
Rupanya nafsunya untuk berbuat mesum itu tak dapat terbendung. secara perlahan lahan tangan jahil pelaku memegang payudara korban.
Namun upaya itu langsung ditepis sambil mengolok olok pelaku dengan kata,
“Suami saya aja gak pernah pegang buah dada saya,” umpatnya.
Setelah dibilang seperti, pelaku mendadak emosi dengan mendorong korban di bagian dadanya ke genangan rawa.
Berkali kali pelaku mencelupkan kepala korban ke dalam air hingga akhirnya korban tewas kehabisan nafas.
Guna menghilangkan jejak, tubuh korban kemudian ditutupi dengan rumput.(Arip)













