SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Disela-sela kunjungannya ke Kabupaten Sidoarjo, Wakil Gubernur Jatim, Drs. H. Saifullah Yusuf menyempatkan diri untuk melihat dari dekat, dua korban ledakan gas lumpur Lapindo yang terjadi di Kelurahan Siring Barat Kecamatan Porong, Selasa pekan lalu.
Orang nomor dua di Jawa Timur itu menjenguk dua korban secara langsung, yakni Ny. Purwaningsih (51) dan Defi Purbawiyanto (23) di ruang Mawar Pink di RSUD Sidoarjo, Selasa (14/9/2010) siang.

Didampingi Wakil Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, SH, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim Pawik Supriadi, Direktur RS Dr. Soetomo Surabaya Slamet R. Yuwono, Asisten Kesmas Edy Purwinarto dan Direktur RSUD Sidoarjo Dr. Sudarmaji, Wagup Saifullah merasa haru yang cukup mendalam atas kejadian yang menimpa Purwaningsih dan Defi Purbawiyanto.
Atas kejadian itu, ia menyampaikan turut prihatin atas kejadian tersebut. Ia berharap, kedua korban bisa tetap sabar dan tegar menghadapi cobaan tersebut.
“Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa ibu,” kata Wagup Saifullah Yusuf kepada salah satu korban bernama Ny. Purwaningsih.
Mantan Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal era Kabinet Indonesia Bersatu jilid pertama itu meminta kepada kedua korban untuk tidak memikirkan biaya yang ditanggungnya. Karena, seluruh biaya kesembuhan sudah ditanggung seluruhnya oleh pemerintah.
“Ibu jangan mikirkan yang lain-lain, semua sudah ditanggung pemerintah. Ibu hanya pikirkan untuk bisa waras (sembuh, Red) saja ya,” pinta Wagub Saifullah.
Mendengar pernyataan itu, Ny. Purwaningsih mencoba untuk tetap tegar dan tabah.
Namun, dalam kondisi luka bakar yang hampir mencapai 58,5 persen dideritanya itu, ia meminta pemerintah untuk segera mencarikan solusi akan nasib rumahnya yang saat ini sudah tidak layak huni.
“Bapak adalah bapak kami, tapi saya minta tolong bagaimana nasib rumah kami di Siring ini pak,” keluh Ny. Purwaningsih sambil menangis sesenggukan.
Menanggapi keluhan itu, Wagub Saifullah menyampaikan, kalau persoalan tersebut saat ini sudah ditangani oleh pemerintah.
Bupati Sidoarjo bersama Gubernur Jawa Timur sudah menyampaikan kondisi tersebut kepada Menteri Pekerjaan Umum RI, Djoko Kirmanto.
“Bupati dan pak gubernur saat ini terus mencarikan solusinya akan jalan keluar untuk relokasinya. Jadi, itu urusannya pemerintah, nanti akan dicarikan jalan keluarnya,” terang Saifullah.(Abidin)












