Sidoarjo (kabarsidoarjo.com)- Dinas Pengairan Kabupaten Sidoarjo, terus mewaspadai luapan air sungai akibat curah hujan yang datang tiba tiba, serta air kiriman dari wilayah barat dan selatan yang masuk sekitar Jombang dan Mojokerto.
Menurut penjelasan Humas PU Pengairan Sidoarjo Aly Machmudi, langkah pantauan yang dilakukan pihaknya, adalah dengan menyiapkan 81 petugas khusus yang dipersiapkan untuk memantau dan mengatur aliran air di 4 titik UPTD.“

Keempat titik pantau itu meliputi UPTD Porong, Trosobo Taman, Jabon dan Sumput Sidoarjo,” terangnya
Untuk avour/sungai besar sebagai pembuangan yang menjadi titik rawan dan sering menimbulkan genangan/banjir adalah kali buntung, dan avour Sidokare, dan kali Pucang.
Selain itu, yang perlu diwaspadai bersama disaat curah hujan tinggi adalah kemungkinan banjir saat curah hujan yang turun mencapai lebih dari 100 milimeter perdetik.
“Kondisi seperti itulah yang perlu diwaspadai, pasalnya luberan air hujan yang turun serta kiriman air dari hulu tidak bisa mengalir ke laut dengan baik, justru air laut yang kembali ke daratan,” jelas mantan Kabid Pertamanan DKP Sidoarjo.
Sementara itu, Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Sidoarjo, juga melakukan langkah antisipasi adanya banjir di beberapa kawasan, salah satunya di wilayah Puspa Agro Taman Sidoarjo.
Menurut Kasi Penyehatan Lingkungan Dinas PU Cipta Karya Sidoarjo, Robin HM wilayah Puspa Agro adalah termasuk lokasi tanah yang cekung, dataran rendah sehingga mudah sekali ditempati air, katanya.
“Karena itu kami telah mengusulkan untuk diberikan fasilitas buzem atau pompa air. Namun usulan tersebut telah kami sosialisasikan ke masyarakat, ternyata kurang mendapat tanggapan yang memuaskan, “katanya.
Masyarakat sekitar kurang simpati kalau ada pembangunan-pembangunan yang sifatnya membangun fisik.
“Mereka takut akan merusak infrastruktur terutama saluran air, padahal pembangunan buzem itu fungsinya justru akan membantu melancarkan pembuangan air ketempat yang telah ditentukan, “jelas Robin.
Sudah banyak usaha yang dilakukan Pemkab Sidoarjo untuk mengatasi genangan/banjir, diantaranya telah menempatkan 12 buzem di empat kecamatan, yaitu Kec. Sidoarjo ada 4 lokasi, Porong 1 lokasi, Taman 2 lokasi dan Waru 4 lokasi, dan semuanya sudah berjalan dengan baik. (Abidin)












