SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Satu minggu sebelum proses pelantikan Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo digelar, korban lumpur yang hingga kini masih bertahan di depan pintu masuk gedung DPRD Sidoarjo, harus sudah meninggalkan lokasi.
Batas waktu tersebut, dilontarkan Wakil bupati Sidoarjo yang juga Bupati terpilih H.Saiful Ilah SH,Mhum.

“Seminggu sebelum pelantikan, pintu masuk DPRD sudah harus bersih. Karena untuk kelancaran proses pelantikan kepala daerah,” terangnya saat ditemui pada acara bazar UMKM Sidoarjo, Selasa (12/10/2010).
Masih menurut Saiful Ilah, untuk memperlancar proses sterilisasi itu, dirinya tidak segan segan melakukan pendekatan kepada para korban lumpur, yang masih bertahan di depan pintu masuk DPRD.
“Kita lakukan pendekatan dan meminta mereka untuk membantu kelancaran proses pelantikan itu. Mereka minta tolong untuk diperjuangkan nasibnya, dan saya juga minta tolong untuk kelancaran proses pelantikan nanti” ujarnya lagi.
Sementara itu, untuk lebih mempermudah proses pemindahan itu, Saiful Ilah siap mencarikan lokasi alternatif bagi korban lumpur ini.
Bahkan jika memang dibutuhkan, dirinya siap memindahkan mereka di area rumahnya.
“Saat ini belum ada lokasi lain, namun jika mendesak, mereka boleh berada di rumah saya,” ungkapnya.
Jika dihitung sejak pertama kali menetap di depan gedung DPRD, sudah lebih dari dua bulan para korban lumpur ini bertahan.
Bahkan akibat dari lamanya korban lumpur ini bertahan, wajah gedung DPRD Sidoarjo penuh dengan jemuran. (Abidin)












