PORONG (kabarsidoarjo.com)- Meskipun sudah dicoba ratusan paranormal untuk menghentikan luapan lumpur porong, namun tetap saja ada paranormal lain yang mencoba melakukan ritual untuk menutup lubang rekahan.
Kali ini, percobaan serupa dilakukan 13 pendekar dari Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Banten.

Saat ditemui di area tanggul pada Selasa (12/10/2010), ke tiga belas pendekar ini mengaku datang dilokasi, untuk turut membantu menghentikan luapan lumpur.
“Kita merasa prihatin dengan luapan lumpur ini,untuk itu kita datang untuk mencoba membantu menghentikan luapan ini,” terang Imam Solechudin ketua rombongan.
Masih menurut ini, Sebenarnya kedatangan rombongan ke lokasi Lumpur ini, merupakan wujud rasa penyesalan kepada tuhan karena mereka tidak bisa menjaga keseimbangan alam.
“Kita ,erasa ikut berdosa dengan bencana ini,” ulasnya.
Sebelumnya, juga ada enam pendekar dari Jawa barat yang juga mencoba kesaktian di luapan lumpur ini.
mereka datang untuk membuktikan kepatuhan dari perintah sesepuh Sunda yang tidak kasat mata.
Pasalnya, banyaknya kejadian bencana di Indonesa, pusat nya bisa dilihat dari terus mengalirnya Lumpur di Porong
“Setelah kita mendapatkan perintah dari sesepuh sunda kemarin lusa, kita langsung berangkat melalui jalur kereta api dan sampai pagi tadi,” terang Hasan Sadili ketua rombongan kala itu.
Dari pengakuan pria yang buta bahasa Jawa ini, saat melantunkan doa doa dilokasi semburan, dirinya melihat ada penyusutan volume asap yang keluar dari dalam rekahan.
Meskipun tidak berarti ritualnya berhasil, namun pria satu ini mengaku akan terus bertahan di Lokasi semburan anpa batas waktu.
“Dari enam rombongan, saya dan dua teman lagi akan bertahan hingga ada perintah untuk kembali ke Karawang dari Ghaib,” tutupnya.(Arip/Abidin)












