(kabarsidoarjo.com)- Keberadaan para pedagang di alun-alun kabupaten Sidoarjo, dalam waktu dekat akan segera ditertibkan.
Bahkan tidak hanya itu, di sekiling alun-alun juga akan dipasang pagar pembatas dan gapura, untuk memfungsikan lagi keberadaan alun-alun Kabupaten yang selama ini berlaih fungsi.

“Pemberian pagar untuk alun-alun ini untuk mempercantik kawasan alun-alun yang ada. Dan ini akan kita ajukan pada APBD 2011 nanti,” terang Nawari kepala UPT Alun-alun saat dikonfirmasi pada Senin (18/10/2010).
Untuk mewujudkan langkah penertiban pedagang ini, pihak UPT sudah menyiapkan dua opsi yang akan diterapkan.
Opsi pertama, memberikan lahan dibagian barat alun-alun untuk bagi pedagang khususnya pedagang dari Sidoarjo.
“Lahan yang kita siapkan ini, tepatnya di depan Masjid Agung Sidoarjo,” terang Nawari.
Sedangkan untuk opsi kedua, adalah membersihkan alun-alun dari keberadaan pedagang yang ada.
“Ini opsi keduanya, namun kita akan lebih condong kepada opsi pertama,” ulas Nawari lagi.
Sedangkan sebagai langkah sosialisasi, pihak UPT akan mengadakan dialog dengan para pedagang pada Rabu (20/10/2010) lusa.
Sementara itu ketua komisi C DPRD Sidoarjo H.Nur Ahmad Syaifuddin menegaskan mendukung langkah UPT alun-alun yang akan memberikan pembatasan pedagang di alun-alun ini.
“Saat ini memang jumlah PKL sudah melebihi jumlah kewajaran, namun sebelum ada pembatasan para pedagang, lebih arifnya jika ada lahan khusus diluar alun-alun untuk para pedagang ini,” ungkap Nur Ahmad.(Abidin)













