SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dinas kesehatan Kabupaten Sidoarjo, terus berupaya lebih serius melakukan pencegahan dan penanggulangan terhadap penyakit Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

Salah satunya, dengan membentuk DUTA STOP AIDS yang didominasi para pelajar dari tingkatan SMP hingga Mahasiswa yang jumlah anggotanya sekitar 50 siswa.
Tugas dan fungsi utama DUTA STOP AIDS ini, adalah sebagai ujung tombak sosialisasi di masyarakat khususnya kalangan Generasi Muda sekaligus sebagai wadah kosultasi akan bahaya dan bagaimana penularan Aids bagi pelajar di Sidoarjo.
Sebelum melakukan tugasnya, mereka diberi materi pembelajaran seputar konseling yang dilakukan oleh lembaga Global Fund.
Selain peningkatan peran pelajar dalam menekan angka penyebaran HIV/AIDS, pembentukan DUTA STOP AIDS ini juga merupakan salah satu upaya untuk mencapai pembangunan Millennium Development Goals (MDGs).
Dan juga merupakan sasaran Goals ke enam yakni penanggulangan penyakit HIV-AIDS.
Dari data yang ada, penemuan penderita HIV AIDS di Kabupaten Sidoarjo dari tahun ketahun ternyata mengalami peningkatan.
Pada tahun 2010 lalu, jumlah penderita yang ditemukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, mencapai 620 orang dengan angka kematian penderita sebanyak 159 jiwa.
Dari jumlah penderita tersebut didapatkan bahwa usia produktif ( 15-30 th ) yang terjangkit telah mencapai 50% dari jumlah penderita yang ada.
Dan diharapkan generasi muda, bisa ikut berperan didalam pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS di Sidoarjo.upaya menyelamatkan kemungkinan hilangnya satu generasi.(Dinkes Sidoarjo)












