SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Kondisi balai desa Simogirang Kecamatan Prambon yang hingga hari ini belum tersentuh bantuan apapun dari pemerintah kabupaten Sidoarjo, menjadikan keprihatinan tersendiri bagi H.Kusman anggota komisi A DPRD Sidoarjo dari dapil IV (Prambon, Tarik, Balongbendo, Krian).

Pasalnya, dengan kondisi balai desa yang dibiarkan rusak itu, H.Kusman menilai kenyamanan pelayanan bagi masyarakat Simogirang menjadi terganggu.
“Bagaimana bisa nyaman dalam memberikan pelayanan kepada warganya, jika kantor balai desanya saja memprihatinkan,” tutur H.Kusman saat ditemui di ruang komisi A DPRD Sidoarjo, Senin (1/8/2011).
Masih menurut wakil rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera ini, dengan kondisi darurat balai desa Simogirang saat ini, seharusnya membuat pemkab Sidoarjo cepat tanggap dengan memberikan perhatian lebih.
Baik itu melalui bantuan hibah Block Grant, maupun bantuan lain yang sifatnya segera
“Karena balai desa adalah tempat pelayanan, mestinya ada solusi terbaik dari pemerintah kabupaten. Salah satunya mungkin melalui bantuan dana hibah Block Grant khusus untuk perbaikan balai desa Simogirang ini,” ujarnya lagi.
Sementara itu, selain mendorong pemkab Sidoarjo untuk cepat tanggap, Kusman juga menegaskan akan mencoba memperjuangkan nasib balai desa Simogirang ini melalui Fraksi PAN-PKS.
Kalau memang memungkinkan, akan dicarikan bantuan anggaran melalui PAK 2011, atau jika tidak bisa, akan diperjuangkan melalui APBD 2012 mendatang.
Seperti diketahui, pasca kejadian kebakaran di Balai Desa Simo Girang, Prambon pada Jumat (2/10/2009)silam, sampai saat ini belum ada bantuan untuk perbaikannya dari pemerintah Daerah.
Bahkan untuk melayani permintaan surat menyurat dari warganya, staff kantor desa meyiapkan dua meja pelayanan, yang ditata di depan gudang penyimpanan berkas.
“Tiap hari kita memberikan pelayanan ya seperti ini kondisinya mas,” terang Khusnul Khuluk salah satu perangkat desa setempat.(Abidin)












