SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Kasus hukum dugaan korupsi yang menyeret dua politisi perempuan, yaitu Angelina Sondakh dan Wa Ode Nurhayati, dipastikan tidak akan mempengaruhi kinerja PPKB (Perempuan Partai Kebangkitan Bangsa) dalam membina konstituennya.

Pasalnya, PPKB optimis masih banyak politisi perempuan yang jujur dan anti korupsi diantaranya para poltisi PPKB.
“Kita yakin politisi perempuan yang tergabung dalam PPKB,jujur anti korupsi dan amanah dalam mengemban tugas rakyat,” kata ketua DPC PPKB SIdoarjo Hj.ANik Maslachah seusai semi loka Konsolidasi Demokratis Melalui mekanisme Pendidikan Politik Dalam Rangka meningkatksn Kualitas Hidup Perempusn, Minggu (4/3) di ruang Yupiter, Hotel The Sun Sidoarjo.
Masih menurut Anik, saat ini memang ada dua politisi perempuan di Senayan yang terjerat kasus korupsi, yaitu Angelina Sondakh dan Wa Ode Nur Hayati.
Namun, semua kasus itu bersifat personal atau perorangan dan dari partai tertentu bukan politisi perempuan pada keseluruhan.
Karenanya Anik yakin, kepercayaan masyarakat terhadap politisi perempuan utamnya di PPKB masih tinggi.
“Saya optimis keterwakilan perempuan di parlemen pada Pemilu 2014 nanti akan meningkat,Anik Maslacha yang juga menjabat sebagai sekjen PPKB Jatim.
Annisah Syahkur ketua DPW PPKB Jawa Timur menambahkan, dalam beberapa kesempatan pihaknya berusaha meyakinkan masyarakat jika adanya politisi perempuan yang tersandung pidana korupsi itu merupakan personal, bukan secara organisasi.
Sehingga, pemilih terutama pemilih perempuan tingkat kepercayaannya kepada politisi perempuan tetang tinggi.
“Para politisi perempuan di PPKB masih tetap eksis dan tidak terpengaruh sama sekali,” terangnya.
Sementara itu untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap politisi perempuan, Anik mengaku perempuan harus terlibat aktif dalam segala lini.
Sehingga, politisi perempuan tidak hanya sekedar menjadi pemanis saja.
“Politisi perempuan tak boleh pasif dalam kegiatan organisasi maupun
partai,” kata Anik Maslacha yang juga anggota DPRD Sidoarjo dua periode tersebut. (Abidin)













