SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Sidoarjo, menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM dari Rp 4500 menjadi Rp 6000 / liter.
Pasalnya, kenaikan harga BBM yang akan dilakukan per 1 April 2012 ini, dirasa sangat membebani masyarakat kalangan bawah.

“Kenaikan harga BBM ini semestinya tidak perlu dilakukan. karena ini sangat membebani perekonomian masyarakat kecil,” terang ketua DPD PKS Sidoarjo Aditya Nindyatman.
Masih menurut Aditya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah agar tidak menaikkan harga BBM dalam waktu dekat ini.
Diantaranya dengan menaikkan kualitas manajemen fiskal pemerintahan.
“Artinya pemerintah harus melakukan perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan matang. Karena kenyataannya masih banyak kita lihat proyek pemerintah yg mangkrak sedangkan pembangunan fasilitas itu sudah selesai dikerjakan,” terangnya.
Juga bisa melakukan efisiensi setiap program-program yg menggunakan anggaran pemerintah.
“Jika hal ini yang dilakukan, maka harga BBM tidak perlu naik,” tutup Aditya. (Abidin)












