TAMAN (kabarsidoarjo.com)- Warga Desa Tawang Sari Kecamatan Taman Sidoarjo tiba-tiba di kagetkan oleh bunyi benturan benda keras yang ternyata bunyi benturan kereta api dengan sepeda motor.
Kerasnya bunyi benturan tabrakan antara kereta api dengan sepeda motor langsung membuat warga berlari menuju perlintasan kereta api yang ternyata tidak berpalang.

Dan faktanya, warga melihat sudah ada 2 pemuda tergeletak di sisi kanan dan kiri perlintasan kereta api dan dalam kondisi mengenaskan.
Warga yang berada di lokasi tabrakan langsung berusaha menghubungi aparat kepolisian .
Tak lama dari laporan warga petugas kepolisan dari Polsek Taman tiba di lokasi dan mengevakuasi korban yang sudah meninggal dunia di lokasi .
Penjaga perlintasan kereta api Joni menceritakan,tabrakan antara kereta api dengan sepeda motor yamaha mio soul warna hitam bernopol L 6753 GQ , pada saat kereta api sudah terlihat dari kejauhan petugas palang pintu, memberi aba-aba untuk kendaraan berhenti .
Pada saat itu ada 3 kendaraan yang sudah berhenti , lalu tiba-tiba sepeda motor mio soul hitam yang dikendari korban Dimas (20) warga komplek BLK menanggal dan Wawan Warga Kayun kidul Kediri itu tetap yelonong.
“Sudah saya stop semua kendaraan tapi korban tidak menghiraukan aba-aba saya dan langsung nyelonong , sudah sempat saya tarik tapi tidak bisa dan akhirnya tertabrak kereta api ” jelasnya, Jum’at (25/5/2012).
Masih kata joni , laju motor yang di kemudikan korban melaju tidak dengan kecepatan tinggi.
“Laju motor tidak kencang mungkin korban lagi melamun sehingga tidak melihat aba-aba dari saya”. Imbuhnya
Berdasarkan saksi-saksi di lokasi kejadian tubuh korban terpental di sisi kanan dan sisi kiri perlintasan kereta api , tubuh korban Dimas kakinya patah dan mengalami luka yang cukup parah.
Sedangkan korban wawan mengalami luka parah dibagian kepalanya akibat benturan yang cukup keras.
Kasatlantas Polres Sidoarjo AKP Fahri mengatakan pihaknya masih memintai beberapa saksi-saksi di lokasi kejadian dan belum bisa menjelaskan secara detail tentang kejadian tersebut.
“Kita masih lakukan pemeriksaan saksi-saksi dilokasi dan informasi yang kita dapatkan masih perlu di kumpulkan terlebih dahulu untuk membuat suatu kesimpulan tentang kejadian kecelakaan ini ” Ucapnya.
Ny Hermawan, Ibu Dimas (korban) saat tiba di lokasi kejadi tidak dapat membendung tangisan karena anaknya meninggal dunia akibat kecelakaan.
Saat ini kedua jenasah korban kecelakaan dibawa ke rumah sakit anwar medika krian. (Bagus)












