WONOAYU (kabarsidoarjo.com)-Rere Nanda Handiana (19) pemuda asal Dusun Sampuri RT 02 RW 03 Desa Karangpuri Kecamatan Wonoayu Sidoarjo , dilaporkan ke Polsek Wonoayu oleh keluarga Putri (17) asal jimbaran Wonoayu (bukan nama sebenarnya) lantaran dirinya telah mencabuli Putri hingga Hamil dan tidak bertanggung jawab.

Kejadian itu berawal saat Putri bertemu dengan Rere di daerah Jimbaran pada tanggal 5 September 2012 lalu.
Rere menghubungi Putri melalui pesan singkat untuk mengajak ketemuan di SDN Karang Puri.
Setelah bertemu Rere mengajak Putri kerumahnya untuk ngobrol .
Ketika sudah berada dirumahnya Rere melihat ibu dan adiknya sedang tidur , Rere mulai melakukan aksi cabulnya dengan mengajak Putri masuk kedalam Kamarnya.
“Putri diajak masuk kedalam kamar dengan dalih untuk ngobrol didalam kamar. Namum , apa yang dialami Putri tidak sesuai dengan apa yang dikatakan Rere. Dikamar Rere mencium dan meraba tubuh Putri dengan paksa bahkan Celana dalam Putri juga dibuka ” Ucap Kapolsek Wonoayu AKP Hardiyantoro Rabu (23/01/2013).
Ternyata pencabulan yang dialami Putri bukan hanya sekali saja, kejadian itu ternyata terjadi berulang kali hingga putri hamil.
“Mulai dari tanggal 5 September 2012 sampai 5 januari 2013 pencabulan itu terjadi sebanyak 5 kali hingga Putri hamil. Bahkan pada pencabulan yang terakhir Rere berjanji akan menikahi putri , jika Putri Hamil” imbuhnya.
Kehamilan Putri baru diketahui oleh orang tua putri ketika melihat isi pesan singkat di Hp Putri .
Mengetahui anaknya hamil , orang tuanya menanyakan kepada Putri siapa yang menghamilinya .
Setelah mengetahui Rere yang menghamili anaknya , keluarga Putri meminta pertanggung jawaban dari Rere .
Pihak keluarga Putri menemui keluarga Rere untuk menagih janji Rere yang mengatakan akan bertanggung jawab jika putri hamil .
Ternyata , Rere akan menikah dengan wanita lain pada bulan februari 2013 .
“Mendengar bahwa Rere akan menikah bulan depan dengan wanita lain , keluarga Putri tidak terima dan akhirnya melaporkan ke Polsek Wonoayu dan petugas langsung membawa Rere Ke Mapolsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ” pungkasnya.
Dihadapan petugas Rere mengakui perbuatanya dan menyesali perbuatannya itu.
“Benar saya yang menghamili dan saya menyesal , karena saya tidak jadi menikah . ” akunya .
Kini Rere hanya bisa meratapi nasibnya yang gagal menikah bulan depan dan kini tinggal dibalil jeruji besi Polsel Wonoayu. (Bagus)














