SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Angka pengangguran di Kabupaten Sidoarjo seperti yang tertulis di Badan Pusat Statistik (BPS) Sidoarjo, terus mengalami penurunan tiap tahunnya .
Dari data itu menunjukkan, penurunan di tiga tahun terakhir yakni tahun 2012 lalu jumlah pengangguran di Sidoarjo sebanyak 50.816 dan terus menurun di tahun 2013 dan 2014.

Di tahun 2013 jumlah pengangguran menurun menjadi 47.820 dan menurun lagi tahun 2014 menjadi 41.465.
Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah mengatakan dapat ditekannya angka pengangguran di Kabupaten Sidoarjo ini, tidak terlepas dari upaya pemerintah dalam memfasilitasi penyediaan lapangan pekerjaan.
“Manfaat yang cukup besar bisa dirasakan warga kita saat bursa kerja terbuka di gelar. Salah satunya angka pengangguran bisa ditekan,’ jelas bupati.
Bupati juga menegaskan, program Bursa Kerja Terbuka itu, merupakan media informasi pasar kerja yang sangat dibutuhkan oleh pencari kerja.
BKT hendaknya dapat diakses dengan baik oleh para pencari kerja maupun para pengusaha yang membutuhkan tenaga kerja.
“Sehingga akan terjadi timbal balik yang saling menguntungkan,” tutur bupati.
Bupati Saiful Ilah mengatakan memasuki era saat ini telah terjadi perubahan dunia kerja yang mengarah pada sistem pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Dunia kerja membutuhkan SDM yang memiliki multi kemampuan, fleksibel serta penguasaan bidang pekerjaan.
Selain itu pada era dunia kerja saat ini menuju kepada pengembangan kewirausahaan dan pendidikan secara terus menerus.
“Untuk itu, lulusan sekolah maupun perguruan tinggi dituntut memiliki standar kompetensi dalam menghadapi pasar bebas mendatang.
Standar kompetensi tersebut meliputi pengetahuan, ketrampilan, sikap kerja dan pendidikan formal maupun non formal,” jelas bupati.
Didalam pemantapan pertumbuhan ekonomi dengan tujuan utama menciptakan kesempatan kerja, mengurangi penduduk miskin, dan meningkatkan investasi daerah. Perekonomian Kabupaten Sidoarjo saat ini sedang menuju perkembangan yang sangat membanggakan.
Penurunan angka pengangguran ini, tentu saja sejalan dengan naiknya indikator makro ekonomi di Sidoarjo
Hal ini dapat dilihat dari indikator makro ekonomi Kabupaten Sidoarjo yang dicapai pada akhir tahun 2013 sampai dengan awal tahun 2014, sebagai berikut :
Pendapatan regional (PDRB) pada tahun 2013 mengalami peningkatan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2013.
PDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) tahun 2013 sebesar Rp. 32.067.605,55 meningkat signifikan dari tahun 2012 sebesar Rp.29.958.884,64. Sedangkan peningkatan PDRB atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) pada tahun 2013 sebesar Rp.84.201.766,49.
Pendapatan perkapita Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2013 mengalami peningkatan yang cukup baik di tahun 2013 sebesar 11,87 % sedangkan tahun 2012 per kapita sebesar 10,80%.
Nilai inflasi Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2012 besaran nilai inflasi Kabupaten Sidoarjo mencapai 4,31 %, sedangkan pada tahun 2013 nilai inflasi Kabupaten Sidoarjo diproyeksi 7,72 %.
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo mengalami kenaikan.
Jika pada tahun 2012, pertumbuhan ekonomi 7,13%, sedangkan pada tahun 2013 pertumbuhan ekonomi Sidoarjo sebesar 7,04 %.(Abidin)













