SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Banjir yang terjadi di kawasan Kelurahan Pucang Anom Sidoarjo, sejak tiga hari lalu belum juga surut hingga hari ini, Selasa (9/2/2016).
Salah satunya yang parah di kediaman H.Taufiqulbar anggota komisi B DPRD Sidoarjo.

Dari pantauan di lokasi, genangan air sudah setinggi lutut orang dewasa.
Bagi rumah warga ya rendah, dipastikan sudah terendam masuk ke dalam rumah.
“Padahal dari dulu gak pernah banjir, lha kok musim hujan ini kok kawasan Pucang terendam banjir,” keluhnya.
Yang membuat sekretaris Partai Bulan Bintang Sidoarjo ini geram, upaya untuk mencari informasi langsung ke Dinas PU Pengairan tidak direspon oleh kepala dinas.
Padahal nomer telponnya aktif ketika dihubungi.
“Saya kontak bolak balik gak diangkat. Parahnya lagi saya dengar infonkalau seluruh Kepala Bidang PU Pengairan malah berangkat Umroh bareng bareng ketika musim hujan seperti ini,” tegasnya.
Taufiqulbar berharap kepada pemerintah daerah, agar secepatnya mencari solusi dari masalah ini.
Jangan sampai, bencana banjir ini menjadi bencana tahunan.
“Harus ada solusi, salah satunya dengan bersikap tegas kepada pengembang, agar benar benar memberikan presentase fasum nya agar bermanfaat untuk resapan air,” harapnya.
Sementara itu wakil ketua DPRD Sidoarjo Emir Firdaus menyebutkan, kejadian banjir di Sidoarjo ini banyak hal yang menyebabkannya.
Selain karena faktor alam akibat tingginya curah hujan dan dari kiriman air pasang laut (ROB), juga kurangnya drainase yang ada.
“Drainase di perumahan harus mulai diperbanyak. Karena memang saat ini, tata bangunan dan tata ruang tidak dikendalikan dengan baik. Salah satunya tidak adanya pon penampungan air di perumahan yang ada,” ujar Emir.(Abidin)













