TAMAN (kabarsidoarjo.com)- Kecelakan tragis terjadi di perlintasan Kereta Api (KA) tanpa perlintasan, tepatnya Km 263,4 di desa Gilang Kecamatan Taman Sidoarjo Rabu (13.04/2016) malam sekitar pukul 23.00.
Kecelakaan antara KA Doho dengan lok cc 2019961 jurusan Blitar ke Surabaya, dengan mobil Toyota Kijang Inova nopol L.1649.RK empat meninggal dunia di lokasi.
Informasi yang di himpun kecelakan tersebut bermula, mobil Kijan Inova tersebut di tumpangi enam orang semuanya adalah keluarga warga Bubutan Surabaya, setelah berkunjung dari kerabatnya yang berada di Perum Tawan Sari Taman.
Rencananya hendak pulang kerumahnya, karena sudah malam perlintasan tersebut tidak ada yang menjaga.
Karena sudah malam, pengemudi Inova tidak mengetahui jika ada KA yang melintas.
Dan terjadilah tabarakan itu.
“Kecelakan antara mobil Kijan Inova dengan kereta api Doho jurusan Blitar Surabaya itu tepatnya di perlintasan di desa Gilang, mobil sempat terseret sekitar 700 meter yang menyebabkan 4 oarang meninggal di lakasi,”Kata Kompol Sujud Kapolsek Taman Sidoarjo.
Korban meninggal dunia adalah, yakni dr. Heri Kushartono (51) dan istrinya Yurnalis (48) pasangan suami istri. Selain itu juga dua anak, yaitu Luluk diperkirakan usia 12 tahun kelas 5 SD, dan Fadjri berusia 13 tahun kelas 6 SD.
Sedangkan dua anak dr. Heri Kushartono yakni Andita Eka Palupi (22) dan Bimo Dwi Jatmiko (18), selamat, tapi mengalami luka-luka yang sangat serius.
Semua korban sudah dievakuasi langsung dibawa ke Rumah Sakit Siti Khadijah Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo.
“Semua korban tadi malam langsung di evakuasi baik yang meninggal dunia maupun yang luka serius untuk sementara semua korban langsung di bawaa ke rumah sakit Siti Khotijah Taman,” jelas Kapolsek.
Kompol Sujut menjelaskan, karena banyak pertimbangan keluarga korban yang berada di Rumah Sakit Siti Khadijah, dipindah ke Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya. Termasuk dua korban yang selamat.
“Tujuannya, untuk mempermudah dalam penanganan,” pungkasnya. (kb1)













