SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) – Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Surabaya H. Nur Hasan warga Kletek Taman Sidoarjo, Menjadi korban penggroyokan dan perampasan, yang dilakukan oleh tiga orang di depan SPBU Trosobo Kecamatan Taman Sidoarjo.
Kedua pelaku, Achmad Syamsuddin alias Pampam warga Ngelom Taman dan Dwi Cahyono Joyo Sentoso alias Kawot warga Krembangan Taman, berhasil dibekuk.
Satu pelaku bernama Rizky W, warga Ngelom Taman dinyatakan DPO oleh Polisi.
Sebelum kejadian, diduga para pengeroyok pesta minuman keras sampai tengah malam di rumah Kawot bersama kawan-kawannya.
Usai pesta miras dan kondisi mabuk, mereka merencanakan untuk pergi ke Pacet Mojokerto.
Saat berangkat ke Pacet, motor Rizky (DPO) berpapasan dengan mobil yang dikendarai korban dan sopirnya.
Dari situlah Rizky emosi karena motornya terhalang oleh mobil korban.
kemudian Rizky dan Nur Hasan terlibat cek-cok mulut dan Rizky melakukan pemukulan terhadap korban yang duduk disamping kemudi.
Melihat kejadian itu, Pampam dan Kawot lansung ikut menghampiri dan juga memukuli korban.
Korban bersama sopirnya dipukuli ketiga pelaku.
“Korban sempat lari menyelamatkan diri dan meloncat ke sungai. Usai dipukuli, HP korban kemudian diminta paksa,” kata Kombespol Himawan Bayu Aji Kapolresta Sidoarjo kepada wartawan di Mapolresta, Minggu (8/7/2018).
Himawan menambahkan, kemudian korban melaporkan kejadian ke Polresta Sidoarjo.
Korban juga diambil visum lukanya. Setelah menggali keterangan saksi-saksi dua pelaku berhasil kami tangkap di rumahnya masing-masing.
Satu pelaku berhasil melarikan diri saat akan ditangkap.
“Identitas pelaku yang buron sudah kami kantongi dan sedang dilakukan pengejaran, Dalam kasus ini, para pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP dan Pasal 170 karena pengeroyokan,” jelas Himawan.(kb1)















