SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Perjuangan warga Ketegan Kecamatan Taman untuk menolak pembangunan rumah duka, terus dikobarkan tanpa lelah.
Terbaru, warga Ketegan mengadukan nasib mereka sekaligus meminta dukungan ke DPD Partai Golkar Sidoarjo, agar perjuangan mereka bisa berhasil.
Pengaduan warga Ketegan ke DPD Partai Golkar ini langsung diterima Warih Andono selaku ketua partai.
Dalam diskusi yang digelar di ruang utama, warga menunjukkan bukti-bukti adanya dugaan salah prosedur penerbitan ijin untuk berdirinya pembangunan rumah jenasah itu.
Selain itu warga juga menyampaikan alasan penolakan diantaranya, jarak rumah duka dengan pemukiman warga sangat dekat.
Alasan lain yaitu citra rumah duka, yang identik dengan jenazah.
Terlebih ada rencana pihak pembangun menambah fasilitas rumah duka.
Menerima pengaduan ini, Warih Andono mengaku akan mempelajari seluruh persoalan dan berkas perijinan yang dimiliki warga Ketegan.
“Pada prinsipnya kita akan membantu warga menuntaskan masalah ini. Kita akan cari jalan keluar terbaik bagi warga. Partai Golkar pro warga,” jelas Warih tegas.
Warih Andono menyatakan, suara rakyat adalah suara Golkar, yang harus dibantu untuk menyelesaikan masalah.
“Kita akan back up perjuangan warga menolak berdirinya rumah jenasah ini,” ungkap Warih.
Sementara itu Ali Sutjipto tokoh masyarakat Ketegan yang juga anggota DPRD Sidoarjo dari fraksi Golkar menyatakan, dirinya tetap komitmen untuk menolak rumah jenasah itu.
Bahkan dengan tegas Ali Sutjipto akan berdiri paling depan, untuk menyuarakan perjuangan warga Ketegan.
“Saya siap berdiri paling depan mendukung warga Ketegan,” tuturnya. (Abidin)












