SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Komisi D DPRD Sidoarjo nampaknya serius mengajak PTPN X untuk memfungsikan lahannya di PG Toelangan sebagai destinasi wisata edukasi di Sidoarjo.
Setelah sebelumnya melakukan kunjungan ke PG Toelangan, komisi D DPRD Sidoarjo melanjutkan kegiatannya verkunjung Kantor Pusat PTPN X untuk berkonsultasi terkait rencana pengembangan PG Toelangan untuk dijadikan destinasi wisata baru di Kabupaten Sidoarjo.

Ketua Komisi D DPRD kabupaten Sidoarjo, Moch Dhamroni Chudlori mengatakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melihat PG Toelangan sudah tidak lagi beroperasi lagi sejak tahun 2016 , namun hingga saat ini, banyak aset yang berpotensi tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Di Sidoarjo ini, destinasi wisata masih minim. Kami melihat potensi itu ada di PG Toelangan, untuk itu kami ingin berkonsultasi dan berkordinasi dengan PTPN X untuk mengembangkan destinasi wisata baru di eks PG Toelangan,” kata Dhamroni pada acara Rapat Konsultasi terkait Rencana Pengembangan PG Toelangan untuk dijadikan destinasi wisata di ruang Krisna Kantor Pusat PTPN X di jalan jembatan merah, Surabaya.
Dhamroni menambahkan kunjungan ke kantor pusat PTPN X merupakan tindak lanjut dari kegiatan kunjungan dadakan yang dilakukan DPRD Kabupaten Sidoarjo ke PG Toelangan bulan lalu.
Dalam kunjungan yang mendadak tersebut, rombongan Komisi D Kabupaten Sidoarjo diterima oleh GM PG Toelangan.
”Dari kunjungan tersebut, kami mendapatkan informasi bahwa PTPN X berencana untuk membangun wisata di eks PG Toelangan. Ini yang sangat kami inginkan, untuk itu kami kesini untuk mendapatkan informasi lebih, sebab kami akan siap membantu,” imbuhnya.
Politisi asli Tulangan ini mengungkapkan dua tahun mendatang, Pemerintah merencanakan adanya kereta api Bandara Juanda. Untuk itu,
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mempersiapkan destinasi wisata baru yang terintegrasi untuk para wisatawan tersebut. Salah satunya yang diharapkan adalah wisata edukasi di PG Toelangan ini.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo,Joko Supriadi menjelaskan saat ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tengah gencar membangun dan mempromosikan destinasi wisata baru yang terintegrasi.
Bahkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sudah melibatkan travel agent untuk bisa menjual destinasi wisata di Sidoarjo.

“PG Toelangan ini letaknya cukup strategis dan banyak destinasi yang bisa diintegrasikan dengan PG Toelangan, mulai dari wisata religi situs Medalam dan Candi Pari yang letaknya hanya 4 KM-an,” kata Joko.
Selain itu, sambung Joko, hanya 1 KM dari PG Toelangan ada Wisata Religi Makam Mbah Jaelani dan ada Kampung Belimbing, dan di Daerah Sudimoro tempat produksi Krupuk Rambak.
Sementara itu, Kepala Bidang Umum dan Pengembangan Aset PTPN X, Wahyu P Siswosuwarto menjelaskan pihaknya sangat berterima kasih atas kehadiran Pemerintah Kabupaten Sidoarjo , mengingat Sidoarjo dulu pernah menjadi lumbung revenue PTPN X.
“Untuk pengembangan aset di PG Toelangan memang sudah direncanakan dan ada beberapa yang sudah dilakukan,” kata Wahyu.
Yang sudah dilaksanakan adalah pembangunan convention hall yang bernama Graha Toelangan yang memiliki kapasitas hingga 750 orang.
Selama ini Gedung Pertemuan milik PG Toelangan banyak dipergunakan masyarakat Sidoarjo untuk berbagai kegiatan mulai dari pernikahan maupun kegiatan lainnya.
“Rencana pembangunan heritage PG Toelangan, PTPN X pernah mengandeng pihak ketiga untuk menghitung dan membuat feasibility study ,” ungkapnya.
Dari hasil studi kelayakan tersebut, jelas Wahyu, jajaran Direksi PTPN X menilai masih banyak hal yang perlu dipertajam , selain itu nilai investasi yang sangat tinggi membuat direksi mengambil keputusan untuk menunda.
Namun PTPN X terus mempromosikan dan mencari pihak ketiga yang bersedia untuk bekerjasama membangun PG Toelangan.
“Hingga saat ini belum ada, kami sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk bisa mengembangkan destinasi wisata baru di PG Toelangan ini,” pungkasnya.(Adv/bidin)













