SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Wakil Bupati Sidoarjo yang juga ketua gugus tugas penanganan virus covid-19 H.Nur Ahmad Syaifuddin SH, menyerahkan bantuan kepada mbah Mesti, nenek berusia 80 tahun yang hidup seorang diri di rumahnya di desa Gampang RT.6 RW. 2 Kecamatan Prambon.
Untuk sampai ke rumah mbah Mesti ini, wakil Bupati Sidoarjo harus berjalan kaki sejauh 300 meter dari jalan raya. 
Kedatangan Cak Nur ini, juga bersama petugas Puskesmas Prambon, yang diminta untuk turut merawat mbah Mesti.
“Sebenarnya Ibu Mesti ini masih punya keluarga, ada yang di Sukodono ada yang tinggal dekat sini. Saya berharap pihak perangkat desa bermusyawarah dengan pihak keluarga agar ada yang merawatnya”, ujar Cak Nur.
Pada kesempatan ini, Cak Nur berharap di tengah situasi pandemi Covid-19 dan juga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), jangan sampai ada warga Sidoarjo yang tidak bisa makan.
“Jika petugas gugus tugas penanganan Covid-19 menemui ada warga yang tidak bisa makan karena kesulitan ekonomi maka segera dilaporkan ke dinas Sosial untuk ditindak lanjuti”, pungkas Cak Nur.
Sementara itu di lain pihak, PD Aisyiyah Sidoarjo yang tergabung dalam Muhammdiyah Comand Center Covid-19 (MCCC), Minggu (3/5/2020) menyerahkan bantuan sembako kepada puluhan warga kurang mampu, yang terdapat di kawasan Kalipecabean Candi.
Pemberian bantuan berupa beras, mie instan, saeden, gula ini, mendapatkan respon luar biasa dari warga yang menerima.
“Saya bersyukur sekali dapat bantuan dari ibu-ibu aisyiyah, semoga berkah,” ujar Bu Ika salah satu penerima.
Siti Zubaidah Syafi’i ketua PD Aisyiyah Sidoarjo menerangkan, pemberian bantuan ini, merupakan gerakan sosial yang dilakukan MCCC, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kita akan terus menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan selama pandemi virus Corona ini,” ujar Zubaidah. (Abidin)













