SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Meskipun masih belum mengantongi perijinan secara lengkap, pihak pengembang Grand Town Square nampaknya berhasil melakukan pendekatan kepada bupati Sidoarjo.

Ini terbukti, dengan turunnya restu pengerjaan proyek GTS, setelah adanya pertemuan antara bupati, pihak pengembang dan jajaran instansi terkait pada Selasa (29/3/2011) kemarin.
“Setelah kita kumpulkan seluruhnya, pihak pengembang berjanji untuk mengurus Ijinnya. Dan kalau sekarang hanya melakukan kegiatan ringan seperti sondir dan pemasangan tiang pancang, ya tidak apa-apa,” terang bupati saat ditemui dalam acara sosialisasi perundang-undangan jasa kontruksi di Sun Hotel Rabu (30/3/2011).
Masih menurut bupati, meskipun pihaknya memberikan ijin untuk kegiatan berskala kecil, dirinya juga meminta pihak pengembang untuk membuka saluran-saluran air yang saat ini masih ditutup pihak pengembang.
Pasalnya, jika saluran-saluran ini tetap ditutup, maka akan mengakibatkan genangan air saat hujan turun.
“Saya minta saluran air dibuka, meskipun itu akses jalan masuk ke proyek, namun untuk saluran tetap harus jalan,” ujar bupati lagi.
Sementara itu dari pantauan dilokasi proyek, saat ini terus berdatangan puluhan tiang pancang yang akan di tanam di lokasi ini.
Bahkan alat berat yang sebelumnya sudah turun, kini kembali berdiri dan siap melakukan tugasnya. (Abidin)












