CANDI (kabarsidoarjo.com)- Ketenangan warga jalan Kutilang Larangan Kec. Candi Rabu (30/3/2011) siang terusik akibat terbakarnya sebuah pabrik onderdil mobil hingga ludes.
Karyawan dan warga disekitar lokasi kejadian berusaha memadamkan api dengan cara sederhana karena alat penyemprot air milik PMK (pemadam kebakaran), ngadat saat kebakaran terjadi.

Alhasil, ratusan alat onderdil mobil yang terbuat dari karet dan plastik tidak bisa diselamatkan dan ludes terbakar, karena proses pemadaman yang lamban.
Empat unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Sidoarjo yang tiba di lokasi kejadian tidak bisa berbuat banyak, karena alat semprot air ngadat saat hendak digunakan.
Sejumlah karyawan pabrik dibantu warga akhirnya berusaha maksimal memadamkan api dengan cara tradisional, dengan mengambil air dari sumur warga yang terdekat.
Petugas PMK Pemkab Sidoarjo akhirnya baru bisa menggunakan alat pemadam kebakaran setelah api bisa dipadamkan oleh warga.
“Meski belum diketahui kepastian penyebab kebakaran, namun dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) sementara yang dilakukan polisi, kebakaran itu terjadi akibat adanya percikan api dari mesin las yang digunakan karyawan didalam lingkungan pabrik, “ kata Kapolsek Candi, Kompol Eko Soemino.
Untuk kepentingan pemeriksaan, polisi saat ini menutup lokasi kejadian kebakaran. “ Untuk mengetahui kepastian penyebab kebakaran, kami akan mendatangkan tim labfor Polda Jatim, “ tegas Kompol Eko Soemino.
Sementara itu meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun kerugian material akibat kebakaran itu ditaksir mencapai lebih dari 150 juta rupiah. (Arip)












