KREMBUNG (kabarsidoarjo.com)- Sungguh bejat perilaku Joko Sutrisno (45), warga Dusun Bogem Desa Keret RT08 RW02 Kec. Krembung ini.
Bagaimana tidak, sebagai seorang paman ia tega menggagahi sebut saja Bunga (14), yang tak lain keponakanya sendiri.
Lebih parahnya lagi, korban yang masih duduk di bangku kelas II SMP ini, pertama kali digarap oleh Joko di musholah rumahnya. Puas menikmati tubuh Bunga, Joko kembali perbuatan bejatnya itu selang empat hari kemudian di lorong rumahnya.

Dari keterangan yang berhasil di himpun, peristiwa memilukan itu bermula ketika Bunga bermaksud menemui Joko untuk mengungkapkan isi hatinya, bahwa dirinya telah diperkosa oleh Sentot, tetangganya sendiri, sejak dirinya duduk di kelas VI SD.
Mendengar penuturan itu, Joko bukanya ibah malah mengambil kesempatan untuk memperdayai korban.
Dari situ korban di paksa untuk melayani nafsu bejatnya. Sembari mengancam bila tidak dituruti, Joko akan melaporkan peristiwa pemerkosaan yang di lakukan Sentot ke orang tua korban.
Selain itu, Joko juga mengancam membeberkan perbuatan tersebut ke media.
Tak ingin aibnya terbongkar, Bunga akhirnya tak kuasa saat dipaksa melayani nafsu bejat Joko.
Disaat kondisi rumah sepi, Bunga digagahi di sebuah mushola rumah Joko.
“Saya melakukanya pertama kali di sebuah tempat ibadah rumah saya, “ aku Joko yang juga seorang residivis kepada petugas.
Empat hari kemudian, lagi- lagi Joko meminta jatah kepada Bunga. Kala itu, Bunga digarap oleh Joko di Lorong rumahnya. Merasa tak kuasa lagi di perlakukan biadap oleh Joko, Bunga akhirnya mengadu ke orang tuanya.
Dari situlah, Bunga beserta orang tuanya terpaksa melaporkan ke Mapolsek Krembung.
Kapolsek Krembung, AKP Ilham Purwo Utomo, melalui Kanit reskrimnya Aiptu Suhartono saat dikonfirmasi membenarkan. Pelaku akhirnya di tangkap setelah menerima laporan dari korban.
“Kini pelaku sudah kami amankan, sementara Sentot kami tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang), “ pungkas Suhartono. (Arip)














