SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Alfan (39), warga Kelurahan Sadang, Kecamatan Taman, Sidoarjo ditemukan tewas saat bertamu ke rumah Shodik (45) di Desa Masangan Kulon RT 6/RW 2 Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Rabu (27/7/2011).
Korban ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 17.00. Jasad korban ditemukan telungkup berlumuran darah di dekat sumur belakang rumah yang berdekatan dengan dinding anyaman bambu.

“Yang tahu pertama kali, ya bu Sukarti, istri Shodiq,” ucap Karsono, ketua RW setempat.
Sukarti curiga saat dia baru pulang kerja dari pabrik. Begitu tiba di rumah, dia mencium bau anyir darah.
Begitu dicek ke belakang rumah, Sukarti melihat sesosok jasad terbujur berlumuran darah. Dia lalu melapor ke Ketua RT, RW serta kepala desa setempat dan diteruskan ke mapolsek Sukodono.
Sedangkan Ny Ailul, adik Shodiq yang rumahnya bersebelahan, sempat mendengar suara gaduh sekitar pukul 15.00. Dia juga mendengar suara pertengkaran. Beberapa saat kemudian, dia melihat Shodiq bergegas keluar jalan kaki.
Beberapa saat sebelumnya, Alfan datang bertamu ke rumah tersebut menemui Shodiq. Tiga jam usai laporan diterima, polisi berhasil meringkus tersangka pembunuhan, yang tak lain Shodiq, sang tuan rumah. Pelaku diringkus tidak jauh dari rumahnya.
“Pelaku sudah diamankan di mapolsek Sukodono,” ucap Kasatreskrim Polres Sidoarjo, AKP Ernesto Saiser didampingi Kapolsek Sukodono AKP Redik Tri Bawanto
Hingga kini jasadnya masih berada dirumah sakit Bhayangkara Polda Jatim.
Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Ernesto Saiser menyatakan korban diduga dibunuh saat menagih utangnya.
“Korban diduga dihabisi dengan cara dipukul benda tumpul,” tetgas Kasat Reskrim.
Sementara itu Kapolres Sidoarjo AKBP Eddy Hermanto saat dihubungi melalui pesan singkat (SMS) mengatakan pelaku masih dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. (Arip)














