TANGGULANGIN (kabarsidoarjo.com)– Sikap ratusan warga yang hadir dalam sosialisasi Welltest dan tiba-tiba melakukan walk out dan marah-marah, ketika pihak Lapindo berantas ingin menjelaskan tentang program welltest di balai Desa Kalidawir, membuat Kades Kalidawir kecewa.
Menurutnya tindakan seperti itu tidak seharusnya terjadi dan tidak perlu mencaci maki aparat desa dan pihak lapindo.

“Saya sangat kecewa atas tindakan warga saya yang meninggalkan dialog ini , seharusnya mereka dengarkan terlebih dahulu penyampaian dari pihak Lapindo baru membuat keputusan diterima atau ditolak ” ujar Anas Kepala Desa Kalidawir jum’at (25/05)
Sementara itu , pihak Lapindo brantas inc yang di wakili oleh Humas Lapindo Arief menyampaikan apa sebenarnya welltest tersebut kepada perwakilan warga yang masih ada di balai desa.
“Welltest merupakan program rutin dari lapindo untuk melihat tekanan atau preasure gas yang ada di dalam sumur , itu tidak membahayakan karena tidak ada aktivitas pengeboran atau penggunaan alat-alat berat dalam melakukan welltest tersebut. Cuma kabel tambang digulung dimasukan ke dalam sumur dan kabel tersebut dikasih alat untuk mengetahui tekanan gas yang ada di bawah tanah ” jelasnya.
Penjelasan Humas Lapindo tidak sepenuhnya disetujui pihak warga yang masih bertahan di balai desa, tetapi pihak warga masih merasa trauma akan janji-janji lapindo yang belum dipenuhi.
“Kita rasa warga dan lapindo ini ada misscomunication yang sudah sangat parah, akibatnya warga sudah tidak percaya atas semua program lapindo karena janji-janji tentang kompensasi yang dulu saja belum terpenuhi , kok mau buat program lagi ” ucap Nasib warga kalidawir.
Mendengar pernyataan dari warga, pihak Lapindo Brantas inc mengatakan pihaknya memahami adanya misscomunication dengan warga.
Pihaknya sudah mencoba melakukan pendekatan secara bertahap tetapi warga tetap menolak.
“Saya sudah sering mengajak duduk bareng sama warga ,untuk meyelesaikan masalah ini, tetapi warga selalu meninggalkan dialog sama seperti yang terjadi pada saat ini. Lha terus saya mau bicara sama siapa kalau warga begitu , tetapi pihak lapindo akan terus melakukan pendekatan kepada warga ” imbuh Arief humas Lapindo.
Ia pun menekankan kepada warga bahwa welltest ini tidak berbahaya dan tidak ada aktivitas pengeboran.
“Kita pastikan kepada warga bahwa program ini bukan melakukan pengeboran melainkan pengecekan tekanan gas dan pembersihan pipa-pipa yang ada , program ini membutuhkan 3 hari kerja saja tidak lama ” tutupnya. (Bagus)












