info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Tuntut Pencairan TPP, Ribuan Guru Madrasah Gelar Aksi | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Wednesday, 1 July 2015

Tuntut Pencairan TPP, Ribuan Guru Madrasah Gelar Aksi

Published on May 2, 2013 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan guru bersertifikasi dari sekolah madrasah ibtidaiyah, MTs di bawah naungan LP Ma’arif PCNU Sidoarjo menggelar unjuk rasa, Kamis (2/5/2013)di gedung Rahmatul Ummah Sidoarjo.
Ribuan guru ini menuntut dicairkannya dana BOS, TPP, dan Impassing.

Aksi ribuan guru Madrasah Ibtida'iyah Sidoarjo

Awalnya demo bakal digelar di kantor Kemenag Sidoarjo, namun guru memilih untuk menggelar aksi di gedung Rohmatul Ummah Desa Bluru Sidoarjo karena Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakamenag) Sidoarjo H. Nur Syamsuri bersedia menemui guru.

Namun sayang, kedatangan Kakamenag  justru disambut dengan melontarkan kritik ataupun sindiran, utamanya tentang dana yang terlambat cair.

Di depan para demonstran, Kakamenag menyatakan bahwa SK TPP para guru bersertifikasi, sudah 75 persen berada di Kemenag Wilayah Jatim, sedangkan 25 persennya belum turun dari pusat.

Namun Kakamenag tidak bisa menjawab pertanyaan para guru kenapa tak kunjung cair, akibatnya ribuan guru malah menyorakinya.

Sementara itu Hj.Anik Maslachah anggota DPRD Sidoarjo dari FKB yang kebetulan hadir menegaskan, banyaknya persoalan yang menimpa guru madrasah yang notabene di bawah tanggung jawab Kementrian Agama ini, tidak membuatnya begitu terkejut.

Pasalnya, di tubuh Kementrian Agama Kabupaten Sidoarjo ini banyak persoalan, tidak seperti Dinas Pendidikan yang tidak begitu banyak persoalan.

Ini berdasar informasi yang diterimanya dari beberapa koleg di DPR-RI, banyak anggaran di Kemenag yang saat ini dikasih bintang (ditunda) krn LPJ nya banyak yang belum tuntas.

“Dengan bukti ini, kinerja Depag perlu dipertanyakan,” tutur Anik.

Sedangkan Achmad Amir Aslichin ketua fraksi PKB DPRD Sidoarjo yang juga hadir dalam aksi guru madrasah ibtida’iyah ini menegaskan, jika dilihat berbagai persoalan yang dialami guru madrasah  ibtida’iyah ini,  cukup layak jika sekolah formal keagamaan yang selama ini dipegang Kementrian Agama, dialihkan ke Kementrian Pendidikan yang memang selama ini tidak ada masalah.

Hal ini disebabkan karena anggaran yang tidak kunjung cair itu, berhubungan dengan hajat hidup puluhan ribu di guru madrasah khususnya di Sidoarjo.

“Kita dorong agar tanggung jawab pendidikan di sekolah formal keagamaan seperti MI,Mts diambil alih Dikkab. Apalagi  jika sudah ada anggaran bagi sekolah ibtida’iyah ternyata belakangan hilang, bagaimana dengan pertanggung jawabannya, ini kan menyangkut juga hak guru,” tutup Achmad Amir Aslichin.(Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Dandim saat membagikan takjil

Kodim 0816 Sidoarjo Bagikan Takjil Gratis

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) - Seribu pack takjil kue dan ...
Siswa SMP Islam membagikan takjil

SMP Islam Sidoarjo Berbagi Takjil

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) - Meraih berkah sepuluh hari kedua ...
Bagi Takjil Gratis

Forwas Bagi Ratusan Takjil Gratis

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) - Memanfaatkan bulan suci Ramadhan, Forum ...
Ketua PKK Kabupaten Sidoarjo menyerahkan bantuan

Dorong Partisipasi Aktif Kader Untuk Tekan AKI

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ny. Hj. Anik Saiful Ilah ketua ...
Operasi simpatik lalu lintas

Ops Simpatik Lalu Lintas, Bagi Helm SNI Hingga Sebar Pamflet

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis