SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Jumlah pemilih pemula pada Pilkada Kabupaten Sidoarjo 2015 ini, mencapai 3 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) keseluruhan mencapai 1.367.945 suara.
Karena itu, pemilih pemula inipun, mwnjadi fokus Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo untuk sosialsasi terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten 2015.

Miftakhul Rochmah, Komisioner KPU Sidoarjo mengatakan sosialisasi dilakukan untuk mensukseskan Pilkada Kabupaten Sidoarjo yang akan digelar pada 9 Desember 2015.
“Pilkada tahun ini, jumlah pemilih pemula sekitar 2 % hingga 3 %,” kata Miftakhul Rochmah.
Meskipun secara prosentase jumlahnya tidak besar, namun sangat menentukan dalam Pilkada Sidoarjo yang diikuti oleh 4 pasangan Calon Bupati/Calon Wakil Bupati (Cabup/Cawabup) itu.
“Karena tidak ada putaran kedua pada Pilkada ini, sehingga berapapun selisihnya akan berpengaruh jadi atau tidaknya terhadap pasangan Cabup/Cawabup nanti.
Ia berharap bahwa dengan semakin gencarnya dilakukan sosialisasi, para pemilih pemula bisa menggunakan hak suaranya secara bijak dalam memilih calon-calon pemimpin Kabupaten Sidoarjo selama 5 tahun mendatang.
“Dalam memilih calon, harap dikenali terlebih dahulu para calon-calonnya, baik itu bupatinya maupun wakilnya. Agar semua calon pemillih pemula nanti tak akan salah pilih atau jangan memilih kucing dalam karung,” katanya.
Selain itu, kegiatan yang dilakukan bersama Sidoarjo Forum ini juga bertujuan untuk mengurangi angka Golput sebab pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 lalu, angka Golput mencapai sekitar 25% lebih.
Maka dari itu, sosialiasi akan terus dilakukan secara terus menerus agar masyarakat Kabupten Sidoarjo terutama para pemilih pemula lebih paham dan mengerti tentang Pilkada.
”Kalau paham dan bisa dimengerti, diharapkan akan bisa mengurangi angka Golput,” harapnya.
Heru Sastrawan, Ketua Sidoarjo Forum mengaku bahwa dari hasil pantauannya selama ini masih banyak anak-anak, khususnya usia 17 tahun yang secara otomatis menjadi pemilih pemula, belum mengerti apa itu Pilkada.
“Makanya, kami bersama KPU Sidoarjo terus melakukan sosialisasi kepada mereka. Ternyata benar, masih banyak para pemilih pemula yang belum mengerti apa itu Pilbup,” ungkapnya.(Abidin)













