SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pemasangan papan baliho di bundaran Taman Pinang Indah memakan korban.
Minggu (11/10/2015) sekitar pukul 12.00 wib, papan baleho/banner KPU ini roboh menimpa seorang Perempuan bernama Titim Murniati 26 th alamat Jl. Tidar RT.23 RW.04 Kel. Damarsih Buduran.

Akibat tertimpa baliho ini, korban mengalami luka pada pelipis kiri.
“Tiba-tiba balihonya roboh menimpa saya,” ujar Titin.
Atas kejadian ini korban mengaku akan meminta pertanggung jawaban dari pemasang baliho.
Keseriusan pemenang lelang pemasangan baliho maupun banner sosialisasi Paslon Kepala daerah Sidoarjo pada Pilkada 2015 ini memang dipertanyakan banyak orang.
Bahkan M.Taufik Hidayat wakil ketua DPRD Sidoarjo, mendesak komisi A untuk memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo, guna klarifikasi amburadulnya pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) di beberapa tempat.
Hal ini perlu dilakukan, mengingat anggaran yang sudah dikeluarkan untuk APK ini cukup besar.
“Wong anggarannya ratusan juta bahkan Milyaran, cara masangnya amburadul tidak profesional sama sekali,” jelas Taufik.
Selain amburadul, politisi PDIP ini juga mempertanyakan bentuk baliho yang terlalu banyak dan boros.
Mestinya, KPU tidak perlu membuat spanduk masing-masing Paslon, namun cukup satu spanduk besar dengan isi seluruh Paslon.
“Kenapa mesti satu satu spanduknya ?.Sekarang buktinya spanduk salah satu Paslon yang dipasang, banyak yang lepas bahkan sobek, inikan merugikan,” tegasnya.
Untuk itu, Taufik berharap agar persoalan ini tidak berlarut di masa kampanye, harus ada tindakan tegas dari KPU kepada pihak rekanan yakni CV Miza Mediatama, agar bertindak profesional dalam pemasangan spanduk paslon itu.(Abidin)













