SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Cangkrukan bersama H. MG. Hadi Sutjipto (Pak Cip) dan H. Abdul Kolik SE (Cak Kolik), setelah selama sepekan tiada henti menghadiri undangan simpatisan dan warga Sidoarjo yang ingin mengenal lebih dekat calon bupati – calon wakil bupati Sidoarjo 2016-2021.

Ada catatan menarik, setelah mengunjungi lokasi ke 40 dalam seminggu ini, yaitu tumbuhnya kepedulian pada pesta demokrasi Pilkada 9 Desember 2015 dan berbagai harapan pada calon pemimpin ‘baru’ Sidoarjo.
Ada wakil pedagang kaki lima yang tergusur dari alun-alun kota; ada juga pemilik kios di jl. Dr. Soetomo yang baru saja dibongkar; pekerja di sektor home industry yang masih menerima upah rendah, sampai pekerja pabrik yang belum menerima perlindungan kesehatan BPJS dan standar UMR.
Termasuk mereka-mereka yang berharap ada kebijakan pemerintah terkait kepastian biaya pendidikan baik di sekolah negeri atau swasta.
Merujuk berbagai keluhan, harapan dan saran masyarakat, Pak Cip mengungkapkan masyarakat saat ini terasa lebih realistis dan kritis terhadap berbagai persoalan publik. Masyarakat sangat membutuhkan komitmen kuat dari para calon pemimpin Sidoarjo mendatang.
“Dalam setiap kunjungan di berbagai komunitas masyarakat, mulai pengajian ibu-ibu dan berbagai tokoh masyarakat, Saya Pak Cip dan Cak Kolik siap dikawal warga Sidoarjo. Kami siap dikawal untuk menggali apa sebenarnya kebutuhan masyarakat. Kami akan segera carikan solusinya, mana yang bisa ditangani pemeritah dengan penguatan piranti kebijakan atau dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat atau pelaku dunia usaha,”katanya.
Cak Kolik menambahkan, bahkan sebagai pengendali kebijakan kami akan mengambil peran tidak hanya sebagai fasilitator.
“Kami akan lebih pro-aktif mengkomunikasikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat, bila diberi amanah mengendalikan kebijakan di Sidoarjo. Saya yakin masyarakat dan pelaku dunia usaha bisa disatukan demi Sidoarjo lebih sejahtera dan mandiri,”katanya. (din)














