SURABAYA (KABARSIDOARJO.COM) Aktivitas kreatif menjadi pendekatan utama dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa Universitas Ciputra (UC) Surabaya di TK Bahtera Kasih Bunda.
Melalui storytelling, aktivitas refleksi, aktivitas melengkapi kalimat, serta aktivitas kreatif membuat gelang warna, mahasiswa membantu anak-anak memahami nilai etika dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.
Salah satu relawan, Josh Immanuel, menyampaikan bahwa kegiatan diawali dengan sesi cerita animasi yang menggambarkan situasi sehari-hari, seperti berbagi mainan dan meminta izin.
Setelah mendengarkan cerita, anak-anak diminta menceritakan kembali isi cerita untuk melihat sejauh mana pemahaman mereka terhadap nilai moral yang disampaikan.
Selanjutnya, mahasiswa mengajak anak-anak mengikuti aktivitas kreatif dengan melengkapi kalimat menggunakan kata “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”.
Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan merangkai Gelang Kata Ajaib yang terdiri dari tiga warna, yaitu merah yang melambangkan kata maaf, kuning untuk kata tolong, dan hijau untuk kata terima kasih. Aktivitas ini juga melatih anak-anak mempraktekkan ketiga kata karena merasa kesulitan dalam membuat gelang.
Melalui aktivitas tersebut, anak-anak mulai terbiasa menggunakan ketiga kata tersebut dalam keseharian mereka.
Josh juga menjelaskan bahwa pendekatan kreatif membuat anak lebih mudah mengingat pesan moral.
“Ketika anak mempraktikkan secara langsung, mereka tidak hanya memahami etika sebagai teori, tetapi juga mengerti maknanya dan membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pihak TK Bahtera Kasih Bunda menilai metode kreatif ini efektif dalam meningkatkan empati serta kemampuan sosial anak. Sejumlah murid bahkan mulai menunjukkan perilaku positif setelah kegiatan tersebut. (KS1)













