SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pasangan Calon Bupati Yuniwati Teryana dan Wakil Bupati H. Sarto (Yuni-Sarto) menegaskan pentingnya mempertahankan serta mengembangkan pasar-pasar tradisional yang ada di Sidoarjo
Pasalnya, keberadaan pasar tradisional ini, menjadi faktor penting penggerak ekonomi rakyat di Sidoarjo.

“Pasar tradisional bukan hanya harus dipertahankan tapi juga harus dikembangkan. Bukan hanya karena pasar tradisional dibutuhkan oleh masyarakat tapi juga karena pasar tradisional merupakan salah satu mata rantai penting dari perekonomian rakyat,” ujar Yuni kepada wartawan di sela kunjungannya ke Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Senin (19/7/2010).
Kunjungan Pasangan Cabup-Cawabup bernomor urut 1 ke Pasar Larangan tersebut, merupakan rangkaian kunjungan ke 5 pasar tradisional di Sidoarjo dalam rangka kampanye Pemilukada Sidoarjo 2010.
Sebelumnya, Yuni juga berkunjung ke Pasar Ikan Bluru, Kecamatan Buduran.
Pada kunjungan ke Pasar Larangan, Yuni juga beserta tim yang menyertainya juga menyempatkan diri mengunjungi Pasar Burung di Desa Larangan.
Dari Pasar Larangan, road show Yuni-Sarto ke pasar-pasar tradisional dilanjutkan berturut-turut ke Pasar Suko, Pasar Wadung Asri dan Pasar Taman.
Dalam kunjungannya ini, Yuni menegaskan tentang langkah yang harus dilakukan terhadap keberadaan pasar tradisional ini.
Diantaranya bagaimana meningkatkan kualitas bangunan pasar-pasar tradisional tersebut agar memiliki kapasitas yang lebih besar serta melengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang diperlukan.
“Penting juga bagaimana memikirkan cara agar para pedagang pasar tradisional ini bisa mendapatkan tambahan modal berupa pinjaman lunak tanpa agunan,” ujarnya.
Di Pasar Larangan, beberapa warga sempat mengadukan beberapa hal kepada Yuni.
Seperti yang dilontarkan Murti warga Desa Kutuk Tengah, Kecamatan Sidoarjo yang meminta agar Pasar Larangan tidak digusur.
“Ini pasare wong cilik, jadi jangan digusur supaya kita bisa tetap jualan untuk menghidupi keluarga kami,” harapnya. (Abidin)












