SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Delapan suporter Persebaya atau biasa disebut Bonek Mania, diamankan di Polsek Buduran karena terlibat tawuran dengan suporter Arema Malang.
Mereka, suporter yang akan menonton Pertandingan semi final Piala Indonesia, yang digelar Rabu (28/7/2010) pukul 19.00 wib di Sidoarjo antara Persik Kediri menghadapi Arema Malang di Stadiaon Gelora Delta Sidoarjo.

Dalam insiden ini, menyebabkan satu orang terluka dan dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk dilakukan perawatan.
Delapan pelaku asal Surabaya itu, diantaranya Joko Purnomo (21) gang Rambutan, Roi Saputro (19) gang Apel, Sueb (16) gang Apel, Rudi Subianto (17) gang Dukuh, keempatnya Warga Nambangan Surabaya, Robi Ilu Huda (17) Warga Banyu Urip Kidul, Taufik (18) Warga Jl. Demak Asem Jajar, Adinda Dika Putra (20) Warga Manyar Tirto Asri Gang i no 49 B dan Sulaiman (35) Jemur Wonosari Surabaya.
Kejadian bermula, saat itu di pertigaan Jalan raya Siwalan Panji ada suporter Arema dan Bonek yang terlibat baku hantam,
Saat ada petugas Kepolisian yang datang, mereka lari tunggang langang namun terus dikejar aparat hingga mereka tertangkap di perkampungan penduduk Desa Siwalan Rt06 RW02.
Dihadapan petugas, saat dimintai keterangan, mereka (suporter) mengaku tidak tau apa yang terjadi.
“Kita datang dari arah Surabaya naik mobil pik up, tiba-tiba dihadang oleh sesama suporter Bonek, tiba-tiba petugas datang dan menangkap kami, sebelum terjadinya kejar-kejaran pak, ” aku Dika Putra, Mahasiswa Perbanas.
Kanit Reskrim Polsek Buduran, Aiptu Sudadi menegaskan akan melakukan identikasi, namun bila terbukti tidak terlibat dalam insiden itu, mereka akan dilepas. (Arip)











