SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Meski menyatakan legowo dan menerima hasil rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sidoarjo Rabu (28/7) kemarin, namun bagi tim sukses pasangan calon kepala daerah yang kalah, hal ini tetap menjadi pelajaran berharga.
Banyak hal yang akan di jadikan evaluasi untuk strategi kedepan pasca kekalahan ini. salah satunya, evaluasi internal yang akan dilakukan partai Golkar Sidoarjo dalam waktu dekat.

“KIta tetap melakukan evaluasi pasca kekalahan ini, karena ternyata ada beberapa hal yang terbukti tidak efektif untuk meraih massa,” terang Warih Andono ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo.
Masih menurut anggota komisi A DPRD Sidoarjo ini, hal hal yang terbukti tidak efektif dalam mencari simpatik massa itu, diantaranya adalah terlalu banyak relawan pendukung yang ternyata belum jelas basis kekuatan massanya.
“Banyaknya relawan, ternyata tidak menjadi banyaknya massa pendukung. Dan ini yang akan kita jadkan evaluasi,” ulasnya lagi.
Meski pada Pemilukada 2010 ini, diakui Partai Golkar kalah, Namun Warih tetap optimis partainya mampu mendulang suara pada pemilu 2014 mendatang.
“Evaluasi ini kita lakukan untuk menyongsong pemilu 2014 nanti,” ujar Warih
Sementara itu, jika Partai Golkar segera melakukan evaluasi pasca kekalahan, Partai PAN sebagai pengusung pasangan Emy Susanti-Khulaim Junaedi pada Pemilukada kemarin, menyatakan masih akan menunggu kondisi yang ada.
Hal ini disampaiakan wakil ketua DPD PAN Sidoarjo, Nurul Adi
“Untuk evaluasi, kita masih menunggu kondisi yang ada dulu. Namun yang jelas, kita akui kekalahan ini,” tuturnya. (Abidin)













