PORONG (kabarsidoarjo.com)- Perbaikan tanggul lumpur lapindo terus dilakukan oleh BPLS.
Hal ini dilakukan, sebagai akibat banyak titik-titik tanggul kritis yang tidak bisa dilakukan perbaikan dengan cepat.
Sebab, proses pengurukan sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama, lantaran masih banyak tanggul yang elevasinya dibawah 11 meter.

“Waktu dua bulan, mungkin cukup untuk melakukan perbaikan tanggul,” ucap Ahmad Zukarnain, humas BPLS, kamis (12/08/2010).
Menurut Izul, tanggul yang elevasinya masih dibawah 11 meter tersebut berada di titik 21-35 Desa Jatirejo dan Mindi.
Untuk memperkuat tanggul agar tidak mengalami overtopping, BPLS setidaknya membutuhkan 12 ribu truk sirtu.
Setiap harinya, setidaknya dibutuhkan 200 truk sirtu untuk meningkatkan elevasi tanggul.
Sedangkan, panjang seluruh tanggul yang akan ditinggikan mencapai 2,5 km.
Tanggul di desa Jatirejo sepanjang 1,5 km. Sedangkan, tanggul di desa Mindi mencapai 1 km.
“Kita akan terus berupaya agar tidak terjadi kembali melubernya lumpur, ” tegas bang Zul.
Selama ini penguatan dan peninggian tanggul sudah dilakukan BPLS, tetapi karena terjadi penurunan tanah, tanggul yang sudah ditinggikan tersebut elevasinya juga ikut menurun.
“Kita akan pantau terus, ” terang Izul. (Arip)












