PURABAYA (kabarsidoarjo.com)- Seluruh sopir dan kru bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) melakukan test kesehatan di Terminal Purabaya, Bungurasih, Rabu (1/9/2010).
Hal ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan yang disebabkan dari faktor pengemudi dan kru bus pengangkut arus mudik lebaran.

Dinas Perhubungan bekerja sama dengan dinas kesehatan dan tim kedokteran Polisi Daerah Jawa Timur, melakukan test kesehatan terhadap ratusan sopir dan kru bus AKAP dan AKDP yang sedang beristirahat di terminal purabaya.
Pertama para sopir dan kru bus yang melakukan test kesehatan ditanya masalah riwayat kesehatan seperti pernah menderita penyakit apa, merokok atau tidak, minum minuman yang mengandung alkohol dalam 12 bulan terakhir ini.
“Tindakkan cek kesehatan terhadap sopir dan kru bus ini, sebagai langkah awal untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang disebabkan faktor sopir dan kru bus selama menjalankan rutinitas mengangkut para pemudik idul fitri 1431 H, “ ujar Inna Mahanani, Kepala Seksi Pencegahan Pengamatan Penyakit (P3) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Dalam bilik konseling, para sopir dan kru bus diberi nasehat tentang tata cara hidup sehat serta harus rutin melakukan cek kesehatan.
Terakhir, mereka juga diberi obat serta vitamin yang berguna untuk meningkatkan ketahanan tubuh.
“Selama ini saya jarang memeriksakan kesehatan, baru setelah melakukan cek kesehatan ini diketahui kadar gula darah saya tinggi hingga mencapai 360 cc, untuk itu memerlukan istirahat dan olah raga yang cukup, “ tutur Sukamto, salah satu sopir bus PO Tentrem. (Arip)












