SUKODONO (kabarsidoarjo.com)- Pembangunan jembatan Dungus Kecamatan Sukodono yang ditarget selesai pada Desember 2010, terancam molor.
Pasalnya hingga hari ini, proses pembangunan proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 4,4 Miliyar itu, masih terkendala pembebasan lahan dan pemindahan infrastruktur umum.

Kenyataan ini terungkap, saat komisi C DPRD Sidoarjo melakukan Inspeksi mendadak dilokasi, bersama petinggi Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sidoarjo, Rabu (1/9/2010).
Kepala Dinas Pu Bina Marga Ir Sigit Setyawan saat berdialog dengan ketua komisi C DPRD Sidoarjo H.Nur Ahmad Syaifuddin menuturkan, tertundanya proses pengerjaan jembatan ini, akibat masih adanya persoalan seputar pembebasan lahan dan pergeseran tiang listrik milik PLN.
“Proses pembangunan memang terlambat 7 % dari jadwal yang sudah ditentukan, ini karena masih ada beberapa persoalan yang dihadapi tim,” terangnya.
Masih menurut Sigit, untuk mengatasi persoalan pembebasan lahan ini, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan warga.
Sedangkan solusi untuk keberadaan tiang listrik PLN yang menggangu area proyek, adalah dengan melakukan penggeseran kearah timur, diluar lahan milik warga.
“Kita sudah melakukan kordinasi dengan PLN untuk pemindahan tiang listriknya, dalam waktu dekat kemungkinan sudah bisa digeser,” ujar mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini.
Sementara itu, ketua komisi C DPRD Sidoarjo H.Nur Ahmad Syaifuddin menegaskan, jika melihat besarnya anggaran yang dikucurkan dalam proyek pembangunan ini, maka tidak ada alasan bagi PU Bina Marga untuk menunda pengerjaannya.
Jika memang yang dihadapai adalah persoalan pembebasan lahan, mestinya proyek pengerjaan tetap harus jalan.
“Perlu ada langkah kongkrit untuk menyelesaikan proek ini, karena selain anggarannya cukup besar, waktu yang disediakan juga cukup mepet,” ulasnya (Abidin)












